Memahami Kembali Makna Narkoba No! Prestasi Yes! Berkaca dari Kasus Ardhito Pramono

Narkoba No! Prestasi Yes! harus sering digalakkan kembali terutama untuk generasi-generasi muda

Pemberitaan Indonesia kembali dihebohkan dengan kabar ada artis berinisial AP yang ditangkap karena kasus narkoba pada hari Rabu, 12 Januari 2022 dini hari pagi. Setelah pihak Polres Metro Jakarta Barat mengkonfirmasi, artis dengan inisial AP ternyata adalah Ardhito Pramono.

Advertisement

Arditho Pramono tertangkap di kediamannya yang berada di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur dengan barang bukti berupa ganja. Mendengar kabar tersebut, saya sedikit heran kok bisa orang sekelas Ardhito Pramono yang berasal dari keluarga berada bisa berteman dengan barang haram tersebut. Ardhito yang pernah meraih penghargaan sebagai pemeran pendatang baru terfavorit dalam ajang Indonesian Movie Actors Award 2020 dan juga menjadi Artis Jazz Kontemporer Terbaik Anugerah Musik Indonesia di tahun yang sama pada kenyataannya karirnya berhenti sejenak karena ketahuan mengkonsumsi barang haram yaitu narkoba jenis ganja.

Sekilas, ketika melihat artis kelahiran Jakarta pada 22 Mei 1995 banyak yang tidak menyangka Ardhito diam-diam telah mengkonsumsi ganja. Pria yang memulai debut album pertamanya yang berjudul Ardhito Pramono pada tahun 2016 ini memang sosok yang terlihat kalem dan sopan. Namun, nyatanya dia berhasil membuat orang-orang terdekat dan para penggemarnya shock dan terheran-heran. Narkoba yang sudah jelas tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi dan jika ketahuan menggunakannya akan mendapatkan hukuman menjadi suatu hal yang tidak diindahkan oleh seorang Ardhito Pramono.

Berkaca dari kasus yang menimpa Ardhito, saya merasa prihatin sekaligus was-was. Narkoba semakin merajalela penyebarannya. Tidak hanya menyerang orang-orang yang dianggap nakal saja. Nyatanya orang yang punya banyak prestasi dan berasal dari keluarga terpandang seperti Ardhito saja bisa kena. Slogan yang sering digembar-gemborkan oleh pihak-pihak yang berwenang yaitu Narkoba No! Prestasi Yes! harus sering digalakkan kembali terutama untuk generasi-generasi muda.

Advertisement

Kata Narkoba yang diiringi dengan kata No mempunyai sebuah makna bahwa jangan pernah sekali-kali untuk mencoba-coba mengkonsumsinya dan menjadi sebuah penegasan bahwa setiap orang wajib berkata tidak jika ditawari untuk mencicipi narkoba.

Selanjutnya kata Prestasi yang diikuti dengan kata Yes mempunyai makna bahwa setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk mengukir prestasi sebanyak-banyaknya sesuai dengan minat dan bakatnya dan selalu optimis untuk meraih cita-cita setinggi langit. Kata-kata tersebut terhubung menjadi suatu kalimat yang menjadi slogan wajib untuk memerangi narkoba. Bagi pemuda, makna Narkoba No! Prestasi Yes! harus selalu tertanam dalam hati agar dimanapun dan kapanpun selalu mampu menjaga diri dari rayuan maut narkoba yang seringkali datang ketika sedang dalam masa pencarian jati diri.

Advertisement

Belajar dari pengalaman para pengguna narkoba yang pada akhirnya hanya merugikan diri sendiri, keluarga, dan orang lain juga wajib diperhatikan oleh semua orang terutama para pemuda Indonesia. Pengalaman buruk seorang Ardhito Pramono akan menjadi catatan tersendiri untuk kehidupannya karena dia harus kalah dengan narkoba walaupun dia sudah menorehkan segudang prestasi.

Ini penting menjadi sebuah pelajaran bagi setiap pemuda bahwa prestasi itu tidak layak disandingkan dengan narkoba. Apapun alasannya narkoba adalah bukan sahabat karib atau tempat yang nyaman untuk tinggal. Meraih prestasi dengan jalan dan cara yang tepat adalah sebaik-baiknya usaha.

Bukannya berkawan dengan narkoba yang jelas sudah ketahuan akhirnya yaitu menghambat seseorang untuk meraih prestasi. Berani berkata tidak untuk narkoba dan siap untuk berprestasi adalah ciri-ciri pemuda Indonesia yang bersedia mengharumkan nama bangsa. Narkoba No! Prestasi Yes!.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

"Jangan Bosan Jadi Orang Baik".

CLOSE