Hi Peeps! Kalian Udah Tau Belum Apa Sih Personal Branding Itu?
Personal branding adalah sebuah usaha untuk mengenalkan citra diri kita ke khalayak umum. Citra diri yang dimaksud adalah hobi kita. Nah kita harus punya sebuah hobi yang memang sesuai dengan diri kita dan membuat kita merasa senang serta semangat dalam menjalankannya. Personal branding itu penting banget bagi semua orang, khususunya bagi generasi millenial yang mempunyai semangat tinggi untuk berkarya dan berkembang. Tapi, masih disayangkan bahwa sebagian generasi millenial mengabaikan personal branding dikarenakan mereka belum mengetahui manfaat dari membangun personal branding. Padahal, banyak sekali manfaat yang didapatkan dari membangun personal branding, seperti bertambahnya ilmu, dapat meningkatkan nilai jual  diri kita (kemampuan yang kita miliki) sehingga orang dapat melihat bahwa kita punya nilai plus, meningkatkan nilai kredibilitas, dan membuat relasi kita bertambah luas. Dalam membangun personal branding, kita harus tau bahwa ada basic personal branding yang harus diimplementasikan. Kira-kira apa sih basic personal branding yang harus kita lakukan? Jadi, ada 2 basic personal branding yaitu personal branding secara internal dan personal branding secara eksternal. Sebelum membangun personal branding kepada khalayak umum, hal yang harus kita lakukan terlebih dahulu adalah membangun personal branding secara internal dengan cara mencari identitas kita. Kita mau dikenal sebagai apa dan seperti apa sih oleh khalayak umum, apakah menjadi konten kreator, penulis, actor/actress, pegiat masyarakat, pendidik, blogger, youtuber, public speaker, dan lain sebagainya. Tentunya cari juga keunikan diri kita agar kita bisa dikenal orang dengan ciri khas kita sendiri. Kita harus mencoba semua hal yang kita suka dan harus bisa menemukan satu kesukaan yang benar-benar kita suka dan membuat kita semangat serta nyaman. Hal tersebeut dikarenakan kenyamanan itu hal yang penting bagi kita untuk mengembangkan kemampuan kita. Setelah itu, kita harus melakukan analisis SWOT (Kelebihan, kekurangan, peluang, dan ancaman) yang ada pada diri kita. Kemudian, kita harus mencari sebuah solusi dalam memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada dan strategi untuk mengembangkan kemampuan yang ingin kita tonjolkan ke khalayak umum. Jika basic personal branding secara internal sudah di lakukan, maka kita harus melakukan  basic personal branding secara eksternal.
Gimana sih caranya?
Dalam melakukan basic personal branding secara eksternal, kita harus mulai mengenalkan diri kita ke publik. Di era yang semakin modern dengan berkembangnya teknologi seperti saat ini, kita harus bisa bisa beradaptas terhadap perkembangan yang ada. Kita bisa membranding diri kita melalui media sosial yang ada, seperti  youtube, instagram, tiktok, twitter, dan lain sebagainya. Tapi, sebaiknya kita memulai membranding diri kita melalui instagaram dterlebih dahulu dikarenakan performa instagram dari tahun ke tahun tetap tabil meskipun banyak platform media sosial bermunculan. Sebagian besar orang, khususnya generasi millenial menggunakan platform tersebut. Dengan menggunakan media sosial, kita dapat berkomunikasi dengan banyak orang seluas mungkin, dan membagikan foto/video yang sesuai dengan passion kita sekonsisten mungkin, dan saling membalas komentar. Banyak sekali fitur yang di sediakan oleh pihak instagram agar kita bisa aktif berkomunikasi lewat instagram. Kita bisa memanfaatkan fitur kirim pesan, video call,  reels, ig tv, dan snapgram yang bisa kita tambahkan stiker atau musik. Dalam membangun instagram melalui instagaram, kita harus menggunakan akun sesuai dengan nama kita, membuat bio instagram seprofesional mungkin yang sesuai dengan diri kita, serta memilih konten yang ingin kita tonjolkan sesuai dengan apa yang ada pada diri kita. Kita harus mempresentasikan diri kita sebaik mungkin dan seobjektif mungkin di depan umum karena You are your Own Brand. Jika dalam proses membangun personal branding terdapat sebuah distraction, maka lakukan creativity in the age of distraction, kita harus tau dulu apa tujuan kita dan kemana arah tujuan kita. Lakukan juga gaining self awarness, kasih kemudinya ke diri kita atau kita yang pegang kendali atas diri kita. Jika ada omongan yang gak enak, abaikan omongan itu dan buat omongan itu menjadi motivasi agar kita tetap semangat dengan tujuan kita. Kita harus konsisten dalam membangun personal branding karena sejatinya kunci dari membangun personl branding is about consistency. Teruslah melangkah, abaikan omongan orang, fokus dan konsisten. You don't even have to be the best, you just have to be the most consistent.Â
Gimana peeps, masih yakin nih gak mau bangun personal branding dari sekarang???
Rugi banget lho!:)
Yuk sama-sama belajar! Karena long life education, long life learning!.
Kita bisa belajar di mana aja, kapan saja, dan dengan apa aja. Semua orang bisa jadi guru dan semua orang bisa jadi murid. Yuk belajar sambil praktek, Learning by doing.
ADVERTISEMENTS
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”