Belajar merupakan suatu proses mencari ilmu ataupun menambah wawasan dengan berbagai cara misalnya membaca, mengingat, mendengarkan, menulis, dan lain-lain. Belajar bukan hanya berkaitan dengan membaca dan mengingat. Belajar bisa dilakukan dengan berbagai cara bisa secara yang bahkan belum pernah terpikirkan oleh orang lain. Pada anak-anak, kita harus menerapkan cara belajar yang tidak membosankan sehingga tujuannya dalam belajar tercapai. Sering kali orang tua salah dalam menerapkan cara belajar pada anak, yang justru membuat anak kesulitan dalam belajar. Pada dasarnya anak akan lebih senang bermain dari pada belajar secara langsung. Oleh karena itu, orang tua dituntut untuk bisa kreatif dalam mendidik anaknya untuk belajar.
Berikut ini ada beberapa cara kreatif dalam mengajarkan sesuatu kepada anak.
1. Mengenalkan konsep baru yang lebih sederhana yang sesuai dengan kemampuan anakÂ
Banyak dijumpai penjelasan yang diberikan oleh guru maupun orang tua kurang sesuai dengan pemahaman anak didiknya. Hal ini menyebabkan munculnya kesulitan dalam belajar. Guru maupun orang tua harus bisa membatu mengajarkan konsep sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini memudahkan dalam daya ingatan anak. Misalnya saat belajar penjumlahan, dari pada menggunakan angka langsung seperti 2 + 5 = 7 lebih efektif jika kita mengajarkan dengan model cerita yang menarik perhatian anak.
Contohnya : kakak punya 2 ikan lalu, karena kakak suka ikan membeli lagi 5 ikan, sekarang kakak punya 7 ikan. Dengan cara sederha seperti ini akan sangat memudahkan anak dalam mengingat. Cara belajar seperti ini bisa meningkatkan hasil belajar anak yang lebih efisien.
2. Aplikasikan dengan hal yang ada di sekitar anakÂ
Aplikasi secara langsung juga merupakan cara yang efektif dalam proses belajar. Dengan mengetahui hal yang berkaitan langsung dengan apa yang akan dipelajari membuat anak lebih aktif dalam belajar. Dengan aplikasi pada kehidupan sehari-hari akan memberikan gambaran yang lebih jelas ketimbang kita menerangkannya langsung. Hal ini karena mata, otak dan pikiran anak akan menangkap berbagai kegiatan tersebut secara langsung dan akan menjadi memori yang susah untuk dilupakan. Selain itu, anak juga akan lebih mengeksplor terkait hal yang terjadi langsung di depan matanya. Anak juga akan memahami lebih dalam karena sudah mengamatinya dengan seksama. Peran orang tua dan guru dalam hal ini adalah memberikan aplikasi yang sesuai kepada anak supaya tidak salah dalam memahaminya.
3. Belajar dengan sebebas bebasnyaÂ
Dalam belajar tidak ada batasan tentang apa yang ingin diketahui dan bagaimanapun caranya. Menerapkan sistem ini membuat anak lebih eksplosif dalam belajar. Cara anak belajar dengan anak yang lain akan berbeda karena daya pemikiran yang berbeda juga. Oleh karena itu orang tua dan guru harus membantu dalam menemukan cara belajar yang asik untuk anak dan tidak menyusahkan. Dengan seperti ini perkembangan anak akan lebih besar daripada belajar dengan cara yang biasa biasa saja. Anak juga akan lebih aktif belajar karena bisa menarik mereka dalam kesenangan.Â
Dalam proses belajar anak apapun dan bagaimanapun caranya. Peranan orang tua dan guru sangatlah penting dalam membantu perkembangan belajar pada anak. Karena itu, perlu adanya perhatian yang lebih terhadap anak agar mampu belajar dengan lebih baik lagi.
ADVERTISEMENTS
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”