Setelah berniat untuk hijrah, pastilah banyak cobaan dalam perjalanan menuju hijrah itu sendiri. Tak jarang dari kita yang hijrah dari pacaran sampai berfikir, "Bagaimana nantinya kalau dia berfikir selama ini memang nggak pernah cinta sama dia?" Atau bahkan ada yang sakit hati karena pilihan hijrah kita. Dia nggak terima kalau kita meninggalkannya, dia nggak mau dengar alasan kenapa kita memilih meninggalkannya. Hijrah itu ada yang ditinggalkan dan ada yang dituju, kita meninggalkan kemaksiatan dan menuju kepada Allah.

Woles Bro…

Advertisement

Don’t be sad. Allah is with us….

Wajar jika dalam setiap proses hijrah itu banyak cobaannya, jangan stres jalani saja hingga hijrah itu sukses.

Tenang, ada Alllah yang menggenggam hati manusia. Bukankah hati manusia berada diantara jemari Allah?, lalu mengapa engkau ragu dan takut atas penilaian manusia. Jika hari ini engkau meninggalkannya karena ingin hijrah dan dia tidak menerima, simple! Itu menunjukkan dia tidak layak untuk menjadi pendampingmu. Seseorang yang mencintaimu akan mendukung setiap langkahmu, ketika engkau ingin menuju ridhonya Allah.

Advertisement

Lepaskanlah, jika sebelumnya caramu salah dalam menjemput orang yang engkau cintai maka perbaikilah. Orang yang mencintaimu akan paham ketika engkau memilih jalan berbeda, sesederhana engkau yang percaya akan takdir Allah nantinya, jika ia telah ditakdirkan untukmu biarkan ia kembali dengan cara yang Allah ridhoi.

Pastinya semuanya tidak mudah, apa kalian berfikir disaat kalian mengaku ingin hijrah lalu kalian tidak diuji? Ujian selalu datang kepada orang-orang yang ingin berubah, bahasa kerennya ya nggak mungkin lho mau naik kelas terus gak di uji dulu? Sama, Allahpun seperti itu. Bisa saja ketika Allah ingin memaafkan dosa-dosa kita, Allah beri ujian, Allah ingin mengangkat derajat hambanya lalu diberi ujian. Selalulah berfikir baik terhadap Allah, karena Allah tergantung dari prasangka hambanya.

Terus bagaimana kalau seandainya nggak mudah meninggalkan dia?

Bagaimana nanti kalau kita putus, terus dia dengan yang lain?

Terus bagaimana kalau saya gak pacaran nantinya nggak nikah-nikah?

Tenang Bro…Semuanya Allah sudah jamin…

Bahkan Allah berjanji tentang jodoh kepada hambanya, jelas tersurat dalam Qs. An Nuur ayat 26, Allah memberikan janji bahwa Allah hanya akan menjodohkan wanita keji dengan lelaki keji dan begitu pula sebaliknya wanita baik untuk lelaki yang baik pula. Kemudian dalam surat An-nuur ayat 32 yang merupakan janji Allah bahwa Dia akan memampukan orang-orang sendirian untuk menikah, apabila mereka miskin.
Ada juga sebuah hadist riwayat Imam Ahmad yang bunyinya: "Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya".
Yang berarti Allah akan memberikan pertolongan kepada kita untuk mendapatkan pasangan. Jadi, saya fikir untuk apalah kita merasa ragu karena janji Allah itu benar adanya, asalkan kita berjalan sesuai rel agama maka kita kan menemukan jalan Nya.
Nah, jika pacaran saja tidak memberikan kalian kepastian akan menikah lalu kenapa engkau ragu bahwa jodoh itu telah diaturnya?, jika kalian merasa hancur karena dosa-dosa yang telah kalian lakukan, tenang Allah maha pemaaf. Jika setelah melepaskannya pun kalian masih merasa hancur, serahkanlah segalanya kepada pemilik hati, cukup doakan dan simpan harapan itu didalam setiap bait-bait permintaanmu pada Allah.
Katakan pada Allah, bahwa kalian tak berhak atas segala sesuatu yang belum halal bagimu, maka ya Allah tenangkanlah hatiku. Sesungguhnya kasih sayang Allah mengalahkan ketetapannya dan teruslah berdoa, meminta kepadanya untuk menjodohkan kalian. Jikapun pada akhirnya kalian tidak berjodoh, berarti ada seseorang yang lebih baik menunggumu di waktu yang tepat. Karena setiap doa pasti Allah kabulkan, entah itu seperti tepat dengan yang kalian inginkan, atau Allah memberi kalian yang lebih baik lagi.
Skenario Allah itu indah, seindah kalian memantaskan diri kalian dijalannya. Jemputlah hidayahnya, maka Allah akan berlari memelukmu memberikan segalanya yang terbaik seperti janji-janjinya, tak usah ragu percayalah dan katakan Bismillah aku hijrah dari cinta yang salah menuju cinta yang Allah ridhoi.
Teruntuk kamu yang aku tinggalkan tanpa kata, maafkan aku yang pergi tanpa senyum. Jika kelak Allah menakdirkan kita, dan entah tulisan ini akan engkau baca, ketahuilah aku menunggumu dalam diamku dalam setiap bait-bait doaku. Karena saya ingin meraihmu dengan jalannya, maka dukunglah saya untuk setiap perubahanku.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya