Meski Mengeluh Sesekali Diperlukan, tapi Please Jangan Kebablasan. Biar Nggak Menghambat Kebahagiaan

jangan kebablasan mengeluh

Ketika engkau suka mengeluh, berarti engkau hanya ingin berada di tempat itu. Engkau benci dengan perubahan. Padahal perubahan bisa saja menghilangkan kesusahanmu itu. Tapi engkau tak seberani itu.

Advertisement

Dengan perubahan akan ada dua kemungkinan, semakin membaik atau memburuk. Keduanya tak dapat dipastikan. Dan perubahan memang selalu tak menyenangkan. Bisa saja perubahan yang akan memaksamu, untuk meninggalkan apa yang kamu keluhkan.

Ketika engkau mengeluh, sebenarnya antara benci dan nikmat. Karena kenikmatan mengeluhlah yang membuatmu terhenti untuk berjalan. Kenikmatan mengeluh yang menjadikanmu betah untuk tidak keluar. Dan hal inilah mencemaskan.

Kau lupa bahwa mengeluh memperdayamu. Mengeluh tak menjadikanmu lebih baik. Ia hanya ilusi yang membuatmu senang sesaat. Seperti halnya engkau yang bermimpi indah. Padahal kenyataan yang akan membuatmu bangkit. Percayalah, mengeluh tak sebaik itu.

Advertisement

Kalau kamu tarus mengeluh, hal itu hanya untuk alasan pembenaran bagimu agar tidak bertindak. Hal itu malah menjadi batu penghalang yang begitu tinggi. Cara satu-satunya ialah berusaha menghentikan mengeluh, berhenti beralasan dan mulai bertindak.

Ambil sikap lalu pecahkan batu-batu itu. Pecahkan batu dengan fokus. Dan berusaha untuk menahan mengeluh. Walau kelihatan mustahil, selama kita tak berhenti, apapun bisa terjadi. Kita tidak akan pernah tahu.

Tapi ingat, tak selamanya akan berhasil. Mengeluh bisa menjadi alarm untuk evaluasi diri. Bisa jadi apa yang selama ini kau yakini benar, ternyata ada yang kurang. Bisa jadi engkau mengacuhkan sekitar. Kau bisa belajar kembali, merenung, untuk kemudian bertindak lagi.

Bahwa mengeluh itu boleh, selama tak terjebak pada kenikmatan mengeluh. Terkekang oleh penderitaan adalah kesenangan, yang akan memunculkan penyesalan. Mengeluh akan menjadikanmu lupa, pada harapan yang masih terbentang. Ketika kamu percaya dan membuka mata, disitulah akan adanya keberhasilan yang menanti.

Mengeluh tak selamanya buruk. Mengeluh memang diperlukan. Tapi siapa orang yang suka mendengar keluh kesah kita? Tak ada. Hampir tak ada yang senang mendengar orang mengeluh. Sebab orang inginnya pada kebahagiaan.

Karena mengeluh akan menghapus kebahagiaan. Padahal kebahagiaan itu sederhana. Tapi bisa tertutupi oleh mengeluh. Jadi usahakan mengeluh pada tempatnya. Mengeluh pada hal-hal yang perlu dikeluhkan. Dan kalau bisa, kita mengubah keluh kesah itu menjadi kegelisahan untuk melakukan perubahan.

Untukmu yang suka mengeluh, adari bahwa mengeluh itu tak baik. Dan hentikan kebiasaan mengeluh. Sebab mengeluh akan menjadikanmu sukar untuk belajar hal baru.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seorang pembaca yang tekun

Editor

une femme libre

CLOSE