Upacara yang hanya Berlangsung pada Malam Hari

Di antara sekian banyak pesona kisah kerajaan yang tersebar di negaranya Pangeran George yang sekarang masih balita itu, ada satu upacara yang sangat memikat hati dan membuat saya penasaran ingin hadir secara langsung. Di adakannya hanya pada malam hari, dan berlangsung kurang dari 10 menit. Jadi harus benar-benar ditunggu dan dinikmati tanpa berkedip.


Upacara itu bernama Ceremony of the Keys.


Advertisement

Kunci apaan?

Setiap malam, pasukan Yeoman Warders, atau kerap disebut Beefaters, melaksanakan ritual penguncian gerbang Tower of London. Seperti diketahui, bangunan berupa kastil yang terletak di pusat kota London itu, memiliki peran penting dalam sejarah Inggris. Banyak peristiwa memorable terjadi di dalamnya, bahkan di sekitar bangunan yang menjadi ikon negaranya David Beckham ini.


Di balik kokoh dan tingginya tembok kastil, serta modernnya zaman, ternyata masih ada ritual kuno yang tetap dipertahankan.


Advertisement

Terletak di tepi Sungai Thames yang membelah Inggris, Tower of London merupakan sebuah komplek bangunan yang telah mengalami beberapa kali perubahan fungsi. Awalnya diperuntukkan sebagai kediaman resmi keluarga kerajaan. Lalu beralih fungsi menjadi gudang senjata, pusat keuangan, kebun binatang, kantor publik, dan tempat penyimpanan mahkota permata Britania Raya. Meskipun begitu, prosesi penguncian gerbang menara tetap ada dan dilaksanakan. Sampai malam ini.

Sekarang, kastil ini menjadi salah satu destinasi wajib para wisatawan yang datang ke the United Kingdom. Berfoto dengan latar bangunan istana khas kerajaan Inggris yang banyak menara untuk di-posting di media sosial, ditambah beragam cerita dan legenda di dalamnya, Tower of London tidak pernah sepi pengunjung.

Tapi, dari semua kisah dan keindahan yang menyelimuti kastil tua ini, ada secuil rutinitas yang menuntut pengabdian dan di siplin tinggi para pelakunya. Mereka membawa dan mengawal sebuah benda milik pemimpin kerajaan. Sebuah kunci.

Tidak banyak wisatawan yang tahu tentang upacara kecil ini. Sebagian orang mungkin menganggapnya tidak menarik. Tapi kalau mereka tahu betapa krusialnya prosesi ini bagi anggota kerajaan, mungkin mereka rela antre untuk mendapatkan tiket masuknya. Maka bahagialah bagi mereka yang berkesempatan menyaksikan Ceremony of the Keys.

Tepat pukul 21.52, setiap malam, kepala pasukan Yeoman Warder datang mengenakan kostum lengkap: topi, atasan merah dan bawahan hitam, khas pasukan militer kerajaan Inggris. Di masing-masing tangannya, terdapat lentera untuk penerangan, dan kunci gerbang milik Ratu Inggris.

Dia berjalan kaki menuju Traitor's Gate untuk bergabung dengan resimen yang sedang bertugas. Satu dari empat orang anggota akan mengambil lentera dari tangannya, lalu mengawalnya selama upacara berlangsung. Seluruh pengawal dan penjaga menara akan memberi hormat saat mereka lewat membawa kunci milik ratu tersebut.

Pasukan akan mengunci gerbang bagian luar dan gerbang kayu oak yang berada di Middle and Byward Towers. Setelah itu mereka menuju Wakefield Tower. Di sini ada petugas yang berjaga lengkap dengan senjata. Melihat mereka datang, petugas itu akan berseru.

“Halt!“

“Who comes there?“

“The Keys“

“Whose Keys?“

“Queen Elizabeth’s Keys.”

“Pass Queen Elizabeth’s Keys. All’s well.”

Pasukan pembawa kunci pun berjalan menuju Bloody Tower yang dijaga oleh pasukan militer lainnya. Semua anggota pasukan diperintahkan untuk menurunkan senjata. Kepala pasukan Yeoman Warder mengangkat topinya ke udara sambil berucap "God preserve Queen Elizabeth." yang dibalas "Amen." oleh semua pasukan yang bertugas.

Setelah itu, kepala pasukan Yeoman Warder berbalik menuju sebuah pintu, mengembalikan kunci ke kediaman ratu. Upacara penguncian gerbang berakhir tepat pada pukul 22.00, ditandai dengan suara tiupan terompet. Semua pasukan yang bertugas malam itu pun bubar.

Ritual militer mini ini telah dilaksanakan selama kurang lebih 700 tahun, tanpa henti, kecuali pada Perang Dunia II. Saat itu, Ceremony of the Keys pernah ditunda karena ada serangan bom yang mengenai para penjaganya. Meskipun hanya berlangsung sesaat, ritual ini sangat layak disaksikan. Ini pasti akan menjadi pengalaman tersendiri saat berkunjung ke Britain Raya. Kapan lagi bisa melihat upacara militer yang dianggap sebagai yang tertua di dunia ini.

Sekarang, pengelolaan Tower of London diserahkan kepada badan amal istana, dan telah menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO. Bagi siapapun yang ingin menonton proses penguncian gerbang menara dari dekat, harus pesan tempat jauh-jauh hari. Tidak semua orang dapat melihat Ceremony of the Keys karena harus booking tiket, paling tidak dari 12 bulan sebelumnya, meskipun tidak dipungut bayaran alias gratis.


Siapa cepat, dia dapat.


Jumlah yang hadir dibatasi hanya 40 – 50 orang. Pengunjung diwajibkan datang pada pukul 20.30. Setelah upacara usai, mereka akan dikawal keluar pada pukul 22.05. Wow! Betapa disiplinnya mereka melakukan aktifitas harian ini setiap malam.

Untuk memesan tiket, bisa dilakukan di laman situsnya History Royal Palaces. Pengunjung akan dibagi dalam beberapa grup dan diharapkan masuk dalam keadaan tertib. Melihat videonya, saya belum kebayang posisi penonton dalam upacara ini. Tapi saya yakin, mereka sudah mempersiapkan posisi strategis. Penonton dapat menyaksikan prosesi penguncian gerbang secara puas, dan upacara tetap berlangsung khidmat.

Ah, #AyoKeUK. Jad semangat nabung, nih, biar bisa melihat Ceremony of the Keys.

Kalian juga pingin menyaksikan ritual mini penuh sejarah ini? #AyoKeUK bareng saya! Nanti kita bikin vlog dan foto-foto cantik di sana.

#WTGB #OMGB

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya