Mencintaimu adalah anugrah terindah bagiku

Kau bukanlah seseorang yang sempurna dengan segala kelebihan. Kau hanya laki-laki biasa yang pertama kali telah berhasil membangun tempat yang sangat dalam di hatiku. Memikirkanmu adalah kebahagiaanku. Dan berpikir untuk melepasmu adalah bumerang yang menghancurkanku.

Kesalahanmu padaku sangatlah menyakitkan bagiku, tapi ternyata melepasmu 10 kali lipat lebih menyakitkan bagiku. Aku lega saat melepasmu pergi, tapi aku hancur saat kau abaikanku dan kau jauhi aku.

Sekarang untuk yang kedua kalinya airmataku tumpah karenamu. Dan kali ini karena kebodohanku sendiri yang begitu naif akan perasaanku sendiri. Apa yang kau pikirkan sekarang ini? Apakah kau mengingatku? Apa aku masih ada dalam bagian memori terindahmu? Atau mungkin aku sudah menjadi memori masa lalumu yang akan segera kau hapuskan?

Tak perlu khawatir, walau ini teramat sakit tapi semoga ini yang terbaik untuk kita.

Advertisement

Ya Allah, angkatlah segala perasaan ini kalau memang dia bukan untukku. Berikanlah dia penggantiku yang lebih baik dariku, yang bisa membahagiakannya bukan seperti aku yang selalu egois. Pergilah kalau dengan cara itu membuatmu bahagia.