Naskah Untuk Nenek: Biarkan Kenang-Kenangan Darimu Dan Dari Mereka yang Aku Sayangi, Aku Tempatkan Ke Dalam Gambaran Sukmaku

Ada beberapa hal kekal yang sering kita lupakan.

Pernahkah kau di beri oleh seseorang suatu barang yang amat sekali berharga, indah, atau sangat kau senangi? Aku rasa setiap orang pasti memiliki benda yang berharga itu, entah kado dari pacar pertama, sahabat karib, ibu, ayah, nenek, atau warisan turun temurun.

Advertisement

Aku juga memilikinya,  aku sangat menyayangi benda benda itu, aku menyayangi suatu benda yang pertama karena yang memberikan benda tersebut adalah seseorang yang spesial untukku, atau alasan yang kedua, alasan kedua mengapa aku bisa menyayangi suatu benda adalah ketika benda tersebut memiliki arti  memori tersendiri untukku, entah itu adalah benda yang menemaniku sedari kecil, benda yang memiliki filosofis untukku, atau benda yang menemani perjuangan panjangku. Aku selalu menyimpan benda benda kesayanganku itu, karena aku sangat takut kehilangannya, karena jika aku kehilangan benda tersebut, aku rasa ada sesuatu dalam diriku yang ikut hilang juga.

Namun suatu ketika, yakni ketika aku memiliki hewan peliharaan yang teramat sangat aku sayang, yang selalu menemaniku  menghiburku di saat sedihku pergi meninggalkanku, aku tersadar, bahwa, benda benda tersayang yang aku simpan pun kemudian hari juga akan hilang, orang orang yang ku sayangi juga akan pergi, suatu saat aku akan kehilangan semuanya,  itu fakta pahit perjalanan suatu kehidupan, yakni kematian.

Dari situ aku belajar, aku belajar memberikan baju busana muslim yang aku beli bersama mamaku  itu adalah baju satu satunya yang aku beli ketika almarhum nenekku masih ada, aku berusaha ikhlas untuk memberikannya kepada orang lain, yang aku pikir membutuhkannya  bisa dia pakai untuk mengaji, karena memang baju itu aku rawat dengan baik, semuanya masih utuh  warnanya masih bagus.

Advertisement

Aku sangat sedih kehilangan baju itu, tetapi aku berpikir, kalau baju itu hanya aku simpan, tidak ada manfaat  nilai guna yang bisa di dapat dari baju itu,aku pun sudah tidak muat untuk memakainya, aku yakin nenekku di surga sana tetap melihatku, aku sangat menyayanginya, aku berharap nenekku bangga karena aku sudah berusaha menjadi bijak  tidak menuruti emosiku saja. aku bisa belajar apa arti keikhlasan. aku berharap dengan ini aku bisa mengirim pahala  kebahagiaan kepada nenekku di akhirat.

Untuk nenekku, I wanna say something.

Banyak hal darimu yang membuatku belajar, hari ini aku tahu bahwa apa apa yang ada di dunia ini nantinya juga akan lapuk, rusak, pergi, hilang, atau meninggalkanku,  aku tidak akan bisa menghalau semua itu, semua terjadi, bisa kapan saja, semua mereka, semaunya semesta. Bila memang barangnya tidak bisa aku pergunakan lagi,  bisa lebih bermanfaat untuk orang lain, aku izin untuk melakukannya.

Advertisement

Aku rasa semua orang, termasuk itu, orang-orang yang aku sayang, mereka tidak hanya memberikan barang saja, mereka memberikan kenangan, wejangan, mereka membentuk karakter dalam diriku. Hal itu yang akan aku bawa itu, itu yang kini akan lebih aku jaga, nasihat nasihat itu, wejangan hidup dari itu, aku akan berusaha sebisaku mengingat  menanamkan semuanya dalam jiwaku, karena dengan itu, pemberian berhargamu akan tetap selalu ada dalam diriku, tidak hilang, tidak rusak, tidak berkurang,  bisa selalu aku bawa ke mana pun, bahkan ketika malaikat memisahkan jiwa  ragaku, ilmu baik  semua pengalaman itu akan tetap abadi bersanding di dalam hati.

Uti baik-baik di atas sana ya, semoga nanti jika kita bertemu, aku bisa memberikan jubah putih untuk mu, aku menyayangimu!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

if one day i was gone, and then u miss me, just read my writing, cause i was in there.

CLOSE