Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Manfaatkan media sosial untuk kegiatan pembelajaran

Wabah virus corona masih menghantui sejumlah negara. Penyebaran virus corona berlangsung dengan sangat cepat di sejumlah negara. Virus corona menyebar dari satu orang ke orang lain dengan jarak dekat. Virus ini sangat berbahaya dan menimbulkan kematian. Virus yang berasal dari Wuhan ini menyebar ke beberapa negara termasuk Indonesia.

Advertisement

Awal maret pemerintah Indonesia mengumumkan kasus covid-19 pertama di Indonesia, dengan masuknya wabah virus corona ke Indonesia, pemerintah Indonesia bergerak cepat dan melakukan upaya dan mengambil kebijakan penanganan Covid-19 dengan menerbitkan beberapa peraturan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran covid-19 di Indonesia. Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19 ditetapkan pada 3 April 2020. Kebijakan PSBB antara lain:


  1. Peliburan sekolah dan tempat kerja;

  2. Pembatasan kegiatan keagamaan;

  3. Pembatasan kegiatan di tempat/fasilitas umum;

  4. Pembatasan kegiatan sosial budaya;

  5. Pembatasan moda transportasi; dan

  6. Pembatasan kegiatan lainnya terkait aspek pertahanan dan keamanan.            

Dengan adanya peraturan tersebut setiap warga negara Indonesia diharuskan untuk berdiam diri di rumah dan melakukan segala aktivitas di rumah. Segala aktivitas yang semula berjalan dengan baik harus terhambat dengan adanya covid-19 ini termasuk proses pembelajaran yang harus dilakukan di rumah. Peran media sosial sangat berpengaruh di masa pandemi seperti ini, karena segala aktivitas harus dilakukan secara online.

Advertisement

Pemanfaatan media sosial sebagai media untuk kegiatan pembelajaran harus dilakukan secara efektif untuk keberlangsungan proses pembelajaran di Indonesia saat pandemi covid-19. Upaya untuk menjembatani kegiatan belajar di rumah ini dengan mengadakan kelas online. Banyak sekali aplikasi-aplikasi media sosial yang berbasis edukasi salah satu contohnya adalah zoom meeting dan google meet. Kedua aplikasi tersebut banyak diunduh untuk kegiatan pembelajaran .Selain kedua aplikasi tersebut ada juga aplikasi lain untuk bisa berkomunikasi dan belajar contohnya adalah Whatsapp, Facebook, Youtube dan banyak lainnya. Aplikasi tersebut sangat berguna sekali untuk kita bisa melaksanakan pembelajaran dan terus mencari ilmu yang bermanfaat di kala masa pandemi covid-19. Aplikasi Zoom meeting dan google meet dapat kita manfaatkan untuk pertemuan kelas online sedangkan Whatsapp, Facebook dan Youtube dapat dimanfaatkan untuk berdiskusi dan membagikan materi secara visual maupun audio visual. Banyak sekali kegunaan dan manfaat yang ditimbulkan oleh aplikasi tersebut untuk keberlangsungan proses belajar mengajar.              

Pembelajaran yang dilakukan secara online ini akan sedikit berbeda dengan yang di lakukan saat belajar di sekolah. Yang awalnya proses pembelajaran di lakukan secara bertatap muka harus dilakukan melalui media sosial, kita perlu beradaptasi dengan kegiatan pembelajaran melalui media sosial ini dan dapat mengubah kebiasaan sebelum adanya covid-19 ini. Media sosial banyak sekali manfaat dan kegunaanya untuk kita belajar saat pandemi seperti ini.Terdapat beberapa manfaat media sosial untuk kegiatan pembelajaran:

Advertisement


  1. Dapat digunakan untuk interaksi dan komunikasi antara guru dan siswa. Melalui media sosial ini  mengajak siswa untuk menggunakan media sosial untuk berinteraksi,

  2. Dapat digunakan untuk memberikan materi pembelajaran. Di sini guru dapat menggunakan media sosial untuk memberikan materi pembelajaran, seperti yang kita lakukan saat ini dengan grup Whatsapp, google meet, Zoom, Google Form,

  3. Dapat digunakan sebagai sumber belajar,

  4. Mendukung materi pembelajaran. Di sini, media sosial dapat membantu mengidentifikasi konten lain untuk menyempurnakan atau memperluas materi pembelajaran. Misalnya, Youtube membantu memberikan video audiovisual kepada siswa

  5. Yang dapat digunakan untuk evaluasi pembelajaran, seperti Google Forms, Quizziz, Kahoot.

Di sisi lain belajar melalui media sosial ini akan sedikit jenuh karena yang semula dilakukan bersama bersama teman, suasana kelas yang ramai dan seru  menjadi hening karena dilakukan di rumah secara online. Sesekali juga terlalu banyak melihat gadget akan menimbulkan efek pusing saat melihat layar gadget. Akan sangat jauh berbeda dengan melakukan kegiatan di sekolah atau kampus.               

Media sosial memegang peranan penting di masa pandemi ini supaya masyarakat tetap bisa berkomunikasi dan tetap belajar. Namun di sisi lain juga banyak sisi negatif yang diakibatkan oleh media sosial ini. Banyak orang yang menggunakan media sosial untuk kejahatan. Sehingga kita harus bisa memanfaatkan media sosial dengan baik dan benar karena di luaran sana banyak yang menggunakan media sosial  untuk kejahatan. Banyak kejahatan media sosial  yang berdalih untuk keberlangsungan proses pembelajaran. Banyak kebohongan-kebohongan yang timbul  di media sosial dan juga maraknya penyebaran hoax menjadi sisi negatif dari media sosial. Kita perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman-ancaman yang timbul di media sosial dan harus bisa memilih mana yang baik dan buruk supaya kita terjauh dari ancaman media sosial yang sangat kejam. Dan juga kita dapat memanfaatkan media sosial ini sebagai media pembelajaran karena di masa pandemi covid-19 yang susah untuk beraktivitas seperti biasa dengan kebijakan pemerintah untuk tetap di rumah dan melakukan kegiatan di rumah. Semoga dengan cara ini kita dapat terus belajar dan mencari ilmu yang bermanfaat dengan keadaan sehat dan bisa memutus rantai penyebaran covid-19.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE