Persoalan Dunia Lihatlah yang di Bawah Kita Namun Persoalan Akhirat Lihatlah yang di Atas Kita

Tak ada manusia yang sempurna kecuali hanyalah Allah SWT semata. Mulai dari orang yang glowing, glow up, terus orang yang sudah dikatakan good loking pun tidak bisa dikatakan sempurna. Karena setiap manusia mempunyai kekurangan maupun kelebihan sendiri yang mungkin orang lain lebih mengetahui apa kekurangan dan kelebihan kita dibanding diri kita sendiri. Kuncinya itu hanya satu tetaplah senantiasa bersyukur dengan apa yang Allah berikan kepada kita. Jika kamu selalu melihat orang-orang diatas kita (berkecukupan lebih) kamu akan selalu merasa kurang, atau merasa iri. 

Tetapi jika kamu melihat dibawahmu orang-orang yang masih belum bercukupan (kekurangan) kita akan merasa sangat bersyukur dan ingin membantu semampunya kita. Kadang dia mau makan pun masih susah, dia merasa kelaparan, kepanasan, kehujanan karena tidak mempunyai tempat tinggal. Dia begitu bekerja keras walau itu menjadi pemulung mencari sampah dipinggir jalan maupun menjadi pengemis, demi mencukupi kebutuhan hidupnya. Namun kita kadang merasa apa yang kita miliki sekarang itu masih kurang, kita belum bisa bersyukur, selalu mengeluh, merasa iri. 

Maka dari itu kita harus selalu bersyukur kepada Allah berusaha, ikhtiar. Namun jika dalam persoalan akhirat maka lihatlah ke atas yaitu orang-orang yang rajin beribadah, beramal, bersedekah, taat kepada Allah, taqwa, melakukan semua perbuatan yang diperintahkan dan menjauhi semua larangan-nya karena apa yang kita lakukan sekarang, takdir, jodoh, kita miskin atau kaya, dan rezeqi itu datangnya dari Allah, semua tergantung dengan qodarullah, kehendaknya Allah. Namun jika melihat persoalan akhirat ke bawah yaitu orang-orang yang hanya melakukan kepentingan-kepentingan duniawi tanpa memikirkan akhirat. Dia sibuk dengan pekerjaannya dan sampai lupa untuk beribadah kepada Allah, bersedekah kepada fakir miskin meupun pengemis, namun padahalnya semua yang ada yang ada didunia itu titipan Allah tidak ada yang abadi. Maka dari itu kita harus senantiasa melakukan ibadah dan bersedekah dengan ikhlas semata-mata karena Allah. Termasuk kita. 

Kita juga sebagai manusia kadang masih mempunyai rasa iri, dengki dengan teman-teman kita yang bisa dikatakan good loking, serba ada, serba bisa, namun saya pernah dinasehati oleh teman dan guru saya kalau kita harus senantiasa bersyukur Alhamdulillah, kurangi rasa iri, dengki dengan apa yang dimiliki oleh orang lain yang mungkin diri kita belum bisa miliki karena semua itu tergantung Allah, karena Allah yang menentukan takdir kita. Kita sebagai manusia hanya bisa berikhtiar, berusaha, berdoa semoga Allah memberikan jalan yang terbaik buat diri kita semua.

ADVERTISEMENTS

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Mahasiswa IAIN Pekalongan