Cerita Tanpa Akhir

Ketika
Syair terus berkisah
Mengukir setiap do'a di dada
Seakan tiada keluh dalam resah
Menjaga senyum terus ada
Tertawa biarkan tertawa
Melewati hari tanpa derita
Menangis ; air mata jatuh menghilangkan pilu
Terlalu lama melewati gerbang waktu
Menunggu segala tercatat dalam do'a
Hidup ; awal menuju akhir
Tiada awal tak pernah berakhir
Silih berganti cindera mata luka
Aku bisa apa ; selain terus melangkahkan kaki
Menggenggam luka di sudut mata
Serasa bernaung dalam bara memerah
Ketika tak ada lagi cinta
Bertahan dalam tangisan hati
Duhai Rabb
Perintah-Mu benar berikut larangan
Hilangnya suara dalam pandangan
Seakan mati tanpa pangkuan
Ringankanlah langkah pergi
Menyusuri jalan berduri
Melewati derita yang telah lama
Tak berguna kata
Terjadi tanpa diketahui
Amanah terpikul terkurung kawat berduri
Pergi meninggalkan resah
Bertahan bermandikan air mata
Tak berkesudahan dirasa
Subhanallah ; berserah satu arah
Menjadi satu-satunya
Hanya kepada-Nya
Segala cerita kembali

Advertisement

Terus Mekar

Berteduh dalam naungan rindu
Ketika gelora cinta datang mengganggu
Ingin ku sapa dinda
Berada dalam sudut mata
Senyummu tiada dua
Cukup menggetarkan dunia
Kau bersarang dalam ingatan
Lebih dalam dari kepala
Tak bisa 'ku lukiskan tawa
Saat kau beranjak jauh
Biarkan ; 'ku yakin bagian suratan
Kehendak pemilk alam
Duhai Dinda kelopak jiwa
Engkau membuatku mekar
Bersemi di lingkaran duri
Terluka sebab cinta
Entah mengapa ; aku bahagia
Mungkinkah aku pergi
Dirimu tak terganti
Selalu ada dalam syair do'a
Semoga Jannah akhir kita

Advertisement

@romeil.roffeli

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya