Sama seperti senja…

Dia indah meski tidak selalu bisa di rengkuh

Advertisement

tapi,

bisa melihatnya bersinar dari kejauhan

tidak hanya mampu membuat mata berbinar

Advertisement

tapi juga mampu membuat hati begitu benderang

sama seperti senja…

dia menghantar terang untuk berlalu

pada akhirnya berbuah kegelapan

tapi setidaknya indah itu pernah dirasakan

Sama seperti senja …

dia terasa pantas dirindukan

meski kehadirannya silih berganti

membuat terus menatap

tanpa tau kapan akan menetap

Hingga pada akhirnya

jawabnya adalah

Dia hanyalah senja

yang sekejap

terus berulang

begitu dirindukan

tetap dicintai

meski hasilnya sama

Oh "senjaku"

Perempuan penikmat sepi…

Menarik diri dalam hingar bingar manusia lainnya

Tidak bisa berbagi perasaan kepada banyak orang

Hanya mampu berada bersama orang yang menurutnya bisa memberikan rasa aman

Berperisaikan keacuhan seakan apatis kepada yang lainnya

Bersembunyi dalam dirinya yang sebenarnya rapuh

Tidak ada yang menyadari jika dia memang sehancur itu

Tapi sayangnya dia harus dituntut untuk menjadi pemenang bukan pecundang

Perasaannya dimatikan

Logikanya dimenangkan

Lukanya tak diperhatikan

Kesakitannya dibiarkan

Penghakiman terhadapnya dilupakan

Begitulah cara dia untuk terus hidup

Tetap berdiri dibawah kakinya sendiri

Tidak mengemis meminta belas kasihan

Masih bisa melawan meskipun sudah berdarah darah

Jika dia merasakan lelah yang teramat lagi

Dia hanya perlu kembali menikmati sepi

Karna sepi membantu mengiklaskan dia dari semua pesakitannya

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya