Ungkap Rasa

Maaf,

Advertisement

Satu kata yang hanya mampu ku ucap

Kini,

Segalanya sudah berbeda

Advertisement

Kau adalah kau,

Aku adalah aku

Tak ada lagi kata kita..

.

Sayang,

Amat ingin ku sampaikan padamu kala itu

Hanya saja mulut ini bungkam seribu bahasa

Tertutup oleh api amarah yang ada

.

Jujur,

Rasa yang sejak awal ku tanam,

Masih ku rawat hingga detik ini..

Tak ada satu buah pun yang ku buang selama tak bersama

.

Maaf atas segala kegegabahan ini,

Lalai ku dalam memelihara ego,

Ucapanku yang menyayat hatimu,

Maaf, sayang..

.

Kini,

Aku t'lah ikhlas atas keputusanmu

Semoga bahagia selalu bersamamu

Terima kasih atas pelajaran berharga ini

.

Setidaknya,

Patah hati ini mendewasakan,

Sakit ini juga melatih,

Agar kelak aku kan berkembang lebih baik lagi

.

Inilah ungkap rasa

Sebuah cinta yang kandas karena amarah sesaat,

Terima kasih,

Terima kasih, sayang..

.

Oleh,

Lavenia

Layunya Pohon Cinta

Seakan kurang dipupuk,

Begitulah kisah kita

Entah teruntuk siapa cintamu itu

Adakah dia yang baru?

.

Kau yang tanam benih,

Kau yang siram,

Dan kau pula yang memupuk pohon ini

.

Mentang-mentang t'lah berkambium,

Pupuk itu tak lagi kau beri padanya

Malah seolah kau doakan pohon itu kan lekas mati

.

Di manakah letak hatimu yang dulu?

Jatuh kemana kah sekarang?

Tak tahukah engkau,

Siang hingga malam, aku berpontang panting mempertahankan hidupnya

.

Tangis ini,

Mungkin hanya air mata ini yang mampu memberinya harapan hidup

Tanpa ada lagi sosok yang memupuknya dengan sabar dan ikhlas

.

Ku ucap selamat bila pohon ini mati

Harapmu terbayar lunas..

Tiada lagi aku, dan kisah kita

Selamat menyemai benih yang baru..

.

Oleh,

Lavenia

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya