Rayakan Hari Kasih Sayang dengan Mendengarkan Bukan Lagu Valentine-nya Fiersa Besari. Kali Aja Berubah Pikiran!

Sayang... Valentine untukmu 365 hari dalam tahunku

 

Advertisement


Sayang… Valentine untukmu 365 hari dalam tahunku

Bukan tentang bunga dan coklat

Tapi tentang siapa yang tak pernah pergi saat kau terluka

Advertisement

Aku orangnya…

Fiersa Besari-Bukan Lagu Valentine


Advertisement

Lirik di atas adalah penggalan lagu "Bukan Lagu Valentine" yang dinyanyikan Bung Fiersa Besari. Belum pernah dengar? Yah kamu bisa searching sendiri via Google ataupun Youtube. Dengarkan lalu resapi sedalam-dalamnya. Oh iya jangan lupa juga buat pakai earphone biar lebih menghayati.

Bukan hal yang tabu lagi kalau menyebut bulan Februari sebagai bulan kasih sayang karena tepat dipertengahan bulan terdapat tanggal 14 Februari yang dikenal sebagai hari kasih sayang. Bahasa romantisnya sih Hari Valentine. Suatu hari yang mungkin diciptakan untuk mereka yang ingin mengungkapkan rasa kasih sayangnya kepada pasangan lewat coklat, bunga, cincin, ataupun hal-hal yang katanya romantis untuk mereka.

Meskipun sering menyebabkan terjadinya perdebatan antara mereka yang setuju dan tidak setuju soal hari valentine, toh sebagian dari kita (hah kita?) Tetap saja merayakannya. Ada yang jauh-jauh hari mulai menyisihkan uang jajannya untuk membeli seikat coklat yang dijual dalam paketan di minimarket. Ada yang susah payah juga mencari pohon coklat (kakao) demi membuat valentinenya tidak terlalu mainstream.

Ada juga yang sampai naik gunung untuk mengambil bunga edelweiss untuk diberikan kepada pacarnya sebagai simbol keabadian cinta (padahal itu dilarang). Beberapa pengorbanan itu dilakukan dengan tujuan agar perayaan hari valentine menjadi sempurna kadar romantisnya.  Tapi, pernah nggak sih kamu bertanya dalam hati, memangnya memperlihatkan kasih sayang itu cuma pas hari valentine saja? Atau cukup dengan coklat dan bunga?

Kalau kamu termasuk orang yang perhitungan dalam mengeluarkan uang untuk pasangan, mungkin ada baiknya kamu ikut merayakan hari valentine. Kenapa? Ya tentu saja biar irit. Dari 365 hari dalam satu tahun, kamu hanya cukup sekali saja mengeluarkan uang untuk membeli barang-barang yang spesial untuk kamu berikan kepada pasangan. Biar dapat momen yang pas, tak lain dan tak bukan adalah diberikan pas hari kasih sayang.

Kesempatan untuk makan di tempat spesial ala-ala kafe romantis dengan harga bintang lima juga pas untuk kamu berikan saat itu. Di saat setiap harinya kamu hanya bisa mengajak pasanganmu makan di angkringan atau warteg, bisa lah sesekali di ajak ke kafe  dengan harga yang mungkin akan membuatmu menangis sambil mendengarkan alunan lagu yang tak kalah romantis. Pokoknya di hari itu kamu benar-benar melakukan semua yang bisa kamu lakukan untuk mengungkapkan kasih sayangmu ke dia, bukan hanya sebatas kata-kata.

Akan tetapi kalau kamu orang yang sedikit berfikiran luas, tentu saja kamu tak akan seperti itu. Kamu akan selalu punya alasan untuk menunjukkan rasa kasih sayang kepada orang yang kamu cintai itu setiap harinya, tanpa memandang hari dan tanggal. 

Kamu bisa memberikan coklat setiap harinya (kalau mampu beli sih). Bisa membawakannya setangkai mawar putih saat apel malam minggu ke rumahnya. Ataupun sekedar mengirim pesan berupa gombalan receh ala-ala Dilan 1990. Kejutan sederhana yang tiba-tiba justru bisa membuat hubunganmu dengan dia jadi berasa romantis.

Kalaupun memberikan hal-hal semacam itu masih terasa berat buat kamu, maka bentuk perhatian yang rutin kamu berikan rasanya sudah lebih dari sekedar menunjukkan rasa kasih sayang. Perhatian sederhana tapi tidak membosankan. Maksudnya, kamu bisa menunjukkan bahwa kamu bisa selalu ada buat dia, dikala sedih ataupun sedang bahagia.

Bukan hal-hal mainstream semacam "kamu udah makan belum?" atau "Lagi di mana, ngapain, sama siapa? Seandainya cuma kalimat itu yang bisa kamu jadikan sebagai bahan obrolan, maka ada baiknya kamu merayakan hari valentine saja biar punya setidaknya satu sisi romantis dalam hubunganmu.

Memang tak ada yang salah dengan merayakan hari kasih sayang. Tapi akan menjadi suatu kesalahan kalau di hari-hari lainnya kamu justru tak pernah menunjukkan rasa kasih sayang itu dengan sebaik-baiknya. Lagian hubungan kamu dengan dia toh tak akan berakhir sebatas di tanggal 14 Februari saja. Masih banyak hari-hari indah lain yang menanti untuk dilalui.

Satu hal lagi, kalau kamu ingin menyatakan perasaan ke gebetan, usahakan jangan pas hari valentine. Iya kalau diterima, nah kalau ditolak? Bisa-bisa kamu merubah valentine menjadi fu*klentine untuk menunjukkan rasa marahmu. Seandainya diterima, lalu suatu ketika putus, kamu justru akan patah hati tiap tanggal 14 Februari. 

Jadi, berbiasalah dalam menghadapi hari kasih sayang. Kamu masih punya 364 hari yang sudah sewajarnya juga bisa kamu gunakan untuk menunjukkan rasa kasih sayang itu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seorang pegawai negeri yang suka menikmati senja beserta romantikanya. Menyukai kopi sebagai sumber inspirasi.