Remaja dan media sosial adalah dua hal yang sangat berkaitan dan bahkan bisa kita bilang bahwa remaja dan media sosial adalah dua hal yang tidak bisa terpisahkan. Namun, ada satu hal lagi yang harusnya terus menerus berdampingan dengan dua hal tersebut. Hal tersebut adalah etika.

 

Advertisement

Etika adalah hal yang sangat penting yang harusnya dimiliki para remaja dalam menggunakan media sosial. Dan kita akan membahas seberapa pentingnya etika dalam penggunaan media sosial dan tentunya kita juga akan membahas apa itu etika dalam media sosial dan bagaimana etika yang baik dalam media sosial.

 

Bagaimana media sosial berperan dalam pembentukan karakter remaja? Media sosial tentunya berperan besar dalam pembentukan karakter remaja karena banyaknya penggunaan media sosial yang dilakukan oleh remaja.

Advertisement

 

Besarnya jumlah remaja yang menggunakan media sosial tentunya mengambil peran dalam membentuk karakter generasi muda bangsa. Sebagai contoh, media sosial dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan orang-orang dari penjuru dunia.

Hal ini menyebabkan remaja zaman sekarang banyak yang menyerap budaya asing dan menggunakannya atau menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Dari sini kita bisa melihat bahwa media sosial membantu membentuk karakter generasi muda bangsa Indonesia.

 

Media sosial tentunya datang dengan segala macam dampak  positifnya untuk remaja, seperti memudahkan komunikasi, memudahkan pelajar untuk memperdalam pelajaran yang dipelajari, memudahkan mencari informasi, dan memudahkan untuk melihat dunia lebih luas.

 

Namun, tak hanya datang dengan dampak yang begitu positif media sosial juga tentunya datang dengan dampak-dampak yang negatif seperti mudahnya mengakses konten-konten pornografi. 

 

Membuat remaja tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya karena terlalu fokus pada media sosial, membuat remaja sulit berkomunikasi atau bersosialisasi dengan orang-orang di sekitarnya karena sudah terbiasa berkomunikasi di dunia maya, dan munculnya kejahatan-kejahatan di dunia maya seperti hacking, spaming, dan lainnya.

 

Selain itu penggunaan media sosial tanpa dibarengi dengan etika yang baik tentunya juga akan menyebabkan cyber bullying.  Media sosial bila kita gunakan tanpa etika yang baik akan menimbulkan banyak sekali hal yang membahayakan. Contohnya adalah perpecahan dan konflik antara masyarakat Indonesia. Mengapa bisa terjadi hal-hal seperti itu?

 

Karena bila kita menyebarkan sesuatu di media sosial tentang isu-isu yang kontroversial seperti SARA contohnya tanpa memikirkan apakah postingan kita ini bisa menyinggung perasaan orang lain atau tidak, maka hal ini tentunya akan menimbulkan konflik.

 

Selain itu, bila remaja tidak menggunakan etika dalam menggunakan media sosial hal ini akan menimbulkan masalah seperti cyber bullying. Karena tanpa etika kita bisa seenaknya membuat komentar dan menyebarkan informasi-informasi yang belum tentu benar yang akan merugikan pihak lain.

 

Selanjutnya bagaimana etika dalam media sosial dan apa itu etika dalam media sosial. Pada dasarnya etika di media sosial seharusnya sama seperti kita beretika di kehidupan nyata. Karena sesungguhnya saat kita berbicara di media sosial atau menulis sesuatu di media sosial itu sama saja seperti kita berbicara di depan publik.

 

Kita harus tetap memperhatikan perasaan orang lain yang melihat atau membaca apa yang kita tulis dan kita bagikan di media sosial. Namun terkadang kita melupakan etika ketika kita menulis sesuatu atau berkomunikasi di media sosial karena kita merasa berkomunikasi sendiri di media sosial.

 

Namun, faktanya kita tidak sendirian di media sosial. Selalu ingatlah bahwa ketika kita menggunakan media sosial, ingatlah kita menghadapi publik dan hendak berbicara di depan publik. Selain itu selalu ingatlah bahwa apa pun hal yang kamu tulis atau sebarkan di media sosial bisa dilihat, dibaca, dan dikomentari oleh banyak orang.

 

Jadi selalu jagalan etika kamu di media sosial untuk menjauhkan kamu dari hal-hal yang tidak diinginkan! Berikut ini ada beberapa hal atau etika yang harus kamu perhatikan bila kamu menggunakan media sosial.

  • Tidak menyebarkan informasi yang terlalu pribadi
    Kita sebaiknya tidak memposting sesuatu yang menyangkut informasi tentang kita yang terlalu pribadi atau privasi kita karena kita bisa dijadikan target kejahatan orang lain.

    Contohnya adalah memposting foto tiket pesawat kita. Secara tidak sadar kita menyebarkan informasi pribadi kita. Dan orang jahat bisa memanfaatkan ini untuk membuat tindak kejahatan terhadap kita.


     
  • Berpikirlah sebelum mengutarakan pendapat
    Berpikir dua kalilah sebelum kamu mempost sesuatu atau mengkomentari postan orang lain. Mengapa? Karena apa pun yang kamu katakan bisa menyinggung orang lain atau menyakiti orang lain.

    Jangan berikan komentar negatif terhadap orang lain hanya karena kamu tidak menyukai mereka karena kalian bisa menyakiti perasaan orang lain dan memberi komentar-komentar buruk terhadap orang lain bisa dikategorikan sebagai cyberbullying loh!


     
  • Jangan memancing konflik
    Sama seperti di dunia nyata, di media sosial kita juga harus berbicara tanpa memancing konflik. Kita harus berhati-hati menggunakan kata ataupun bahasa, jangan sampai kita menyinggung perasaan orang lain dan memancing pertengkaran di media sosial.
     
  • Pergunakan bahasa yang sesuai
    Kita harus bisa menyesuaikan bahasa kita ketika kita berkomunikasi di media sosial. Karena kembali lagi kita berbicara dengan orang di media sosial sesungguhnya sama seperti kita berbicara dengan mereka di dunia nyata.

    Jadi, kalau kita menggunakan bahasa yang tidak sesuai maka kita bisa dianggap tidak sopan.

    Misalnya kita ingin mengirim pesan ke guru atau dosen kita untuk meminta izin, kita harus pergunakan bahasa yang lebih sopan dan bila kita mengirim pesan ke teman kita.

    kita bisa menggunakan bahasa yang lebih santai.

Nah, kalian para remaja bisa banget loh membantu meningkatkan awareness remaja lain yang belum aware terhadap pentingnya keterlibatan etika dalam penggunaan media sosial. Apa sih yang bisa kalian lakukan?

 

Kalian bisa secara verbal menyampaikan pemahaman kalian tentang pentingnya penggunaan etika dalam media sosial ke teman-teman kalian. Atau kalian bisa juga membuat video atau gambar yang bisa meningkatkan awareness remaja mengenai etika di media sosial.

 

Jadi, hal sekecil apapun bisa sangat membantu mengurangi tingkat ketidakpahaman remaja terhadap etika bermedia sosial. Atau kalian bisa memulai menjadi contoh bagi remaja lain dengan cara beretika dengan baik di media sosial terlebih dahulu, hal ini juga sangat membantu mengurangi tingkat penggunaan media sosial tanpa etika.

 

Jadi, kalian para remaja pintar-pintarlah menggunakan media sosial selalu ingatlah etika bisa membimbing kamu menuju sesuatu yang positif!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya