Indonesia

Sahabat remaja, sering ya kita menjumpai ungkapan sakit tapi tidak mengeluarkan darah. Kalimat tersebut menjadi kiasan untuk melukiskan sakit hati yang ya memang dirasa sakit namun tidak mengeluarkan darah, terluka sih tapi tidak menganga lukanya. Atau mungkin sahabat remaja sendiri pernah nih ngerasainya? Jangan sering-sering lho yaa.

Sakit hati tentu di karenakan banyak hal entah karena kenyataan tidak sama dengan yang kita bayangkan atau karena kita mendapat balasan tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Bahkan bisa jadi karena kita selalu merasa kekurangan, tidak seperti orang lain yang menurut pandangan kita mereka jauh lebih baik keadaanya. Namun dari kesemua itu dapat kita simpulkan bahwa sakit hati adalah karena kecewa. Benar bukan?

Advertisement

Kenyataan tidak sesuai dengan harapan

Mungkin sahabat remaja selama ini tidak menyadari bahwa kita sering merasakan kecewa karena kenyataan tidak sesuai dengan harapan. Bisa jadi karena harapan kita yang terlalu tinggi sehingga ketika mendapat kenyataan yang jauh dari apa yang dibayangkan kemudian kita akan kecewa ketika mendapatkanya. Oleh karena itu penting bagi kita untuk tidak terlalu menggantungkan harapan kepada orang lain. Selagi kita dapat melakukanya, kita bisa mendapatkanya, maka lebih baik kita berusaha dengan sekuat tenaga. Selepas kita berjuang mari kita serahkan semuanya pada Tuhan.


Bukankah manusia berencana dengan baik dan Tuhan selalu memberikan yang terbaik?


Advertisement

Selalu menginginkan kesempurnaan, perfeksionis

Adakah sahabat remaja yang dirinya selalu menginginkan kesempurnaan? Jika ada, bangun yuk udah pagi lho jangan mimpi terus-terusan. Di dunia ini apakah ada yang benar-benar sempurna? Anggaplah sahabat remaja berkunjung ke sebuah taman bunga. Di mana ada peraturan bahwa pengunjung taman tersebut hanya boleh memetik setangkai bunga saja, tidak lebih.

Ketika sahabat remaja memasuki taman tersebut tentu sahabat remaja akan takjub oleh hamparan bunga yang indah serta wangi semerbak harumnya. Namun apakah sahabat remaja akan langsung memetik bunga di taman itu? Tentu tidak, karena sahabat remaja pasti yakin akan ada bunga yang lebih indah didepan sana. Hal tersebut terus menerus berulang, hingga tanpa sadar pintu keluar sudah didepan sahabat remaja. Apa yang sahabat remaja lakukan? Kembali dan memetik bunga yang telah terlewati ataukah memetik yang ada di sekitar sahabat remaja saat ini?

Terlalu larut dalam kubang penyesalan

Penyesalan datang mungkin karena kegagalan atau kesalahan yang telah kita lakukan. Kegagalan dalam perjuangan, kesalahan saat mengambil keputusan. Lagi-lagi kecewa yang kita rasakan bukan? Penyesalan bukanlah sesuatu yang harus selalu kita ratapi. Namun sebenarnya datangnya penyesalan adalah titik balik kita untuk merubah kegagalan menjadi kesuksesan dengan tidak melakukan kesalahan yang sama tentunya.

Jadi, bukankah larut dalam kubang penyesalan itu sangat tidak mengasikan?

Tidak percaya diri dengan yang kita miliki

Mengenali diri sendiri sangatlah penting. Bukan hanya sekedar untuk memaksimalkan potensi diri, namun juga dapat dilakukan untuk mensyukuri nikmat yang telah kita miliki. Hayo ada ndak ni sahabat remaja yang selalu merasa kekurangan dan melihat orang lain lebih bahagia daripada kita? Sahabat remaja pernah dengar kata bijak jawa "urip sawang sinawang (hidup itu tergantung bagaimana seseorang melihat kehidupan)".

Sesuatu yang sahabat remaja anggap WOW dan dimiliki oleh orang lain, terkadang orang lain justru melihat sesuatu yang WOW itu dimiliki oleh sahabat remaja. Selain itu tidak percaya diri dengan yang kita miliki terbukti akan mengkerdilkan jiwa kita, mental kita. Lantas apa bisa kita menjadi pribadi yang baik untuk menyambut masa depan yang lebih baik jika sahabat remaja yang mengkerdilkan diri sendiri?


Kan sudah kita sepakati bersama bahwa sahabat remaja harus hidup apa adanya dengan semangat positif dan mensyukuri segala yang telah kita miliki.


Bagaimanapun kecewa adalah hal yang menyebalkan. Apapun itu kecewa tetaplah memberi rasa sakit meski tidak menganga dan berdarah. Dari kekecewaan ini akan menimbulkan berbagai hal negatif tentunya. Mulai dari marah, jengkel, benci, trauma hingga depresi. Dan saat ini lah sahabat remaja harus cerdas dalam menyikapi suatu keadaan serta bijak dalam mengambil keputusan.

Bagaimana caranya? Bentar ya sahabat remaja, kita diskusikan dulu ramuanya baru kemudian kita tuliskan resepnya dalam artikel yang akan datang.

Source: http://www.ruangremaja.net/2018/01/sakit-tapi-ndak-berdarah-kok-bisa.html

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya