Pagi ini Tuhan masih mengizinkan ku terbangun dari tidur lelap ku. Tuhan masih mengizinkanku untuk memperbaiki diri, masih memberikanku waktu untuk mohon ampun atas segala dosa yang ku lakukan. Bisa saja ketika terlelap dalam tidur di saat itu pula masa waktu hidup di dunia ku sudah selesai, tidak ada waktu untuk memperbaiki diri ataupun memohon ampun.

Diri yang sering kali terlelap dalam gemerlapnya dunia terus mengikuti hawa nafsu. Terus mencari rupiah agar memuaskan keinginan sendiri, hingga terlupakan ada sedikit rezeki orang lain yang di titipkan kepada kita.

Advertisement

Raga yang sehat, tanpa penopang ataupun kursi roda, masih saja berjalan menuju jalan yang salah. Penglihatan yang nayata tanpa kaca mata tapi masih buta akan dunia. Bibir yang Indah di hiasi lipstik berwarna tapi tak mampu menjaga lisan ataupun amanah. Telinga yang sehat tanpa alat bantu yang masih berkeliaran mendengarkan informasi yang tak benar.

Tak sadar bahwa Tuhan Maha mengetahui, ada malaikat yang selalu mencatat setiap gerak-gerik yang kita lakukan. Memang dosa tak terasa beratnya di dunia, tapi sadarilah segala hal yang menimpamu karena perbuatanmu sendiri.


Lalu bagaimana di akhirat nanti mempertanggung jawabkan segala perbuatan kita? Sudah siap kah akan datangnya kematian? Ia datang pasti, tak akan bisa kamu hindari.


Advertisement

Tak ada kata terlambat sebelum raga ini terpisah dari ruhnya, segera memperbaiki sekarang jangan sampai maut terlebih dulu menjemput kita. Manfaatkan waktu yang telah ada, sebelum akhirnya penyesalan datang menghampiri

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya