Tak kalah dengan negara-negara lain, Indonesia juga dipenuhi oleh berbagai jenis wisata yang dapat dituju oleh turis-turis nasional, maupun internasional. Untuk pecinta alam dan pegunungan, Gunung Bromo adalah salah satu tempat wisata yang dapat ditujui. Gunung Bromo adalah sebuah gunung berapi aktif yang terletak di Jawa Timur, dan dapat diakses melalui empat kabupaten yaitu, Kabupaten Probollinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang.

Gunung Bromo terletak di lokasi yang cukup unik, yakni sebuah gunung yang terletak diantara lembah serta lautan pasir yang memiliki luas sebesar 10km persegi. Meskipun statusnya yang aktif, Gunung Bromo memiliki interval letusan setiap 30 tahun, dimana 2015 adalah letusan yang terkini. Gunung ini memiliki berbagai atraksi yang indah, dan pada tahun 2013 yang lalu, saya bersama keluarga pergi menuju gunung tersebut.

Advertisement

Perjalanan kami dimulai pada dini hari, lebih tepatnya sekitar jam 5 pagi. Untuk merasakan pengalaman yang maksimal, saya sarankan untuk pergi ke Gunung Bromo pada pagi hari untuk merasakan angin yang sangat sejuk. Perjalanan ke Gunung Bromo dapat dituju melalui 2 rute, melalui kota Surabaya, atau Malang. Anda dapat menggunakan transportasi umum, atau menggunakan mobil jenis off-road. Rute yang kami gunakan pada perjalan tersebut adalah melalui kota malang. Melalui rute tersebut, serta menggunakan mobil off-road, perjalanan kepada Gunung Bromo berlangung selama lebih dari 1 jam.


Sesampainya di lokasi Gunung Bromo, anda akan disapa dengan lautan pasir halus berwarna abu-abu. Tempat ini disebut sebagai Pasir Berbisik oleh warga-warga lokal.


Menginjakkan kaki di lokasi tersebut merupakan sebuah pengalaman yang unik. Jika melihat ke sekeliling, lokasi pasir berbisik terlihat seperti sebuah gurun yang luas, akan tetapi kita dikelilingi oleh angin yang sejuk, serta penampakan Gunung Bromo yang megah di depan mata. Diiringi dengan pemandangan yang unik, lokasi tersebut merupakan tempat yang cocok bagi anda yang tertarik untuk berfoto-foto di alam.

Advertisement

Tidak ada banyak aktifitas yang dapat dilakukan selain berfoto-foto di Pasir Berbisik. Setelah selesai berfoto, anda akan melihat segormopolan kuda, yang diiringi oleh sebuah pemandu kuda tersebut. Anda mungkin bertanya, untuk apa kuda berada di tempat ini? Kuda tersebut adalah salah satu pilihan transportasi untuk berjalan ke kaki Gunug Bromo. Selain menaiki kuda, anda dapat berjalan kaki, akan tetapi dengan perjalanan yang cukup jauh, opsi ini hanya untuk anda yang penggila olahraga. Jika anda lihai dalam menaiki kuda, anda dapat mengendarai kuda tersebut hingga berada di kaki Gunung Bromo, akan tetapi, jika anda seorang pemula seperti mayoritas turis gunung Bromo, anda akan dipandu oleh seorang pemandu kuda.


Mengendarai kuda ke kaki Gunung Bromo adalah pengalaman yang menarik. Kuda yang akan dikendarai memiliki sifat yang jinak, sehingga perjalanan akan terasa mulus, dan nyaman.


Perjalanan di atas kuda tidak mencakupi waktu yang lama. Sesampainya di kaki Gunung Bromo, anda akan melihat tangga yang panjang. Tangga tersebutlah yang akan digunakan saat mendaki Gunung Bromo. Tangga tersebut memiliki 250 anak tangga karena ketinggina bromo yang mencapai 2.329 m diatas permukaan laut, sehingga perjalanan ke puncak Gunung akan melelehakan. Tangga yang berada di Gunung Bromo dipenuhi oleh pasir yang licin. Ditambah dengan ketinggiannya yang tinggi, saya sarankan untuk memegang pegangan tangga dengan erat untuk memastikan keamaan sesama.

Saat sampai di puncak Gunung Bromo, anda akan melihat kawah dari gunung tersebut. Dipenuhi dengan kabut putih di sekeliling kawah, angin yang sejuk, serta pemandangan yang indah, puncak Gunung Bromo adalah lokasi yang terkenal untuk berfoto-foto. Di puncak gunung terdapat sebuah pagar yang membatasi antara tempat berfoto, dan jurang yang menuju ke kawah Gunung Bromo, sehingga lokasi tersebut terhitung aman.

Salah satu aktifitas yang dapat dilakukan setelah berfoto-foto dan melihat pemandangan di puncak Gunung Bromo adalah untuk melihat bukit-bukit hijau yang terlatak di sekitar Pasir Berbisik. Setelah turun dari gunung, anda dapat menggunakan mobil mini off-road atau menggunakan kuda untuk mengunjungi perbukitan yang terlatak di sekitar gunung. Bukit-bukit yang hijau dan dipenuhi oleh tanaman adalah lokasi yang indah untuk berfoto-foto.

Itulah aktifitas-aktifitas yang dapat dilakukan di Gunung Bromo. Menurut saya, pengalaman yang didapatkan dari perjalanan ke Gunung Bromo sangatlah berkesan. Perjalanan ini saya lakukan 5 tahun yang lalu, dan saya tetap ingat hal-hal yang dilakukan saat berada di tempat tersebut. Untuk anda yang menggemari alam, serta pegunungan, berlibur ke Gunung Bromo akan menjadi sebuah pengalaman berkesan yang menyenangkan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya