Sedang Hadapi Quarter Life Crisis? Ini Cara Melewatinya!

Usia 20 tahun kerap kali menjadi awal mula seseorang mulai mempertanyakan masa depan mereka. Pertanyaan ingin menjadi seperti apa dan bagaimana seseorang mempersiapkan karir terbaik mereka di masa depan akan selalu muncul di kepala orang-orang yang mulai memasuki fase quarter life crisis. Hal tersebut wajar dan sangat mungkin terjadi di banyak anak muda. Namun perlu diingat, apabila seseorang tidak mampu melewati fase tersebut dengan baik dapat menimbulkan dampak negatif pada dirinya, hal tersebut sejalan dengan pandangan Robbins dan Wilner yang mendefinisikan Quarter Life Crisis sebagai gambaran transisi bermasalah ke masa dewasa yang dianggap sebagai keadaan panik oleh perasaan kehilangan dan ketidakpastian. Fase ini tentunya akan sulit dihadapi jika seseorang belum mempersiapkan karir nya dengan matang.

Advertisement

Lalu bagaimana cara untuk mengatasi quarter life crisis?

Untuk mengatasi hal tersebut akan jauh lebih baik jika kita dapat memulai untuk mempersiapkan karir mulai dari sekarang. Mulailah dari hal-hal kecil yang bisa kita lakukan, seperti mengenal diri kita lebih jauh dengan mengetahui kekurangan dan kelebihan yang kita miliki, mengetahui lebih dalam potensi yang dimiliki, juga mengetahui apa yang kita inginkan dan sukai. Ini akan sangat membantu kita untuk menentukan jalan karir apakah yang akan kita jalani, apakah ingin berkarir di dunia perkantoran? Ikut andil dalam bidang pemerintahan? Atau menjadi seseorang yang meniti karir di bidang seni kreatif. Penting juga untuk mengetahui passion yang diri kita miliki. Setelah mengenal diri sendiri, hal selanjutnya yang bisa dilakukan adalah mulai mengevaluasi hal-hal yang sudah kita lakukan. Fokuslah terhadap keberhasilan yang sudah kita raih dan evaluasi lagi hal itu agar keberhasilan tersebut dapat terulang di masa depan. Evaluasi juga kegagalan yang pernah kita alami, ketahuilah apa yang membuat hal itu gagal tercapai, dan mencoba untuk melangkah keluar dari kegagalan tersebut.

Tidak hanya cukup sampai dengan mengevaluasi diri dan pengalaman, cobalah untuk mulai membuat rencana apa yang ingin dilakukan untuk dapat mencapai karir yang diinginkan. Seperti membuat rencana untuk menambah soft skill dan hard skill, mengikuti webinar bidang karir yang terkait, atau memperbanyak pengalaman kerja sesuai dengan bidang karir yang ingin dimiliki. Selain itu, cermatlah untuk membaca peluang karir yang ada di masa depan. Hal tersebut penting dilakukan sehingga apabila peluang karir yang diinginkan tidak sesuai, kita dapat membuat rencana lainnya. Masa depan perlu dipersiapkan karena mau tidak mau, kita semua akan melewati quarter life crisis. Mempersiapkan rencana masa depan menjadi langkah yang tepat untuk dilakukan sedini mungkin.

Advertisement

Quarter life crisis biasanya dirasakan oleh mereka yang sudah memasuki usia mencari pekerjaan. Seringkali quarter life crisis dirasakan mereka yang sedang mempersiapkan karirnya karena merasa pilihan karir yang ada dihadapannya kurang. Padahal, ada salah satu pilihan karir yang sangat menjanjikan tetapi dilupakan sebagian besar orang, yaitu karir internasional dengan bekerja di perusahaan dan start up berskala multinasional. Karir internasional ini dapat diasah dengan mengikuti magang internasional. Hal tersebut perlu dipersiapkan dengan matang agar karir internasional kita dapat terlihat dengan jelas arahnya.

Untuk mendukung pemuda mempersiapkan karir internasionalnya, AIESEC mempersembahkan Youth Today, sebuah platform menghubungkan pemuda untuk menciptakan kesadaran tentang pentingnya mengembangkan kepemimpinan mereka dan mempersiapkan karir masa depan melalui magang internasional. Platform yang berbentuk webinar ini bertujuan untuk membawa topik dan diskusi yang relevan, seperti Quarter Life Crisis dalam rangka mempersiapkan karir mereka. Webinar ini akan dilaksanakan pada Minggu, 25 April 2021.

Info lebih lanjut mengenai Youth Today: aiesec.or.id/youth-today

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE