Ibu yang tangguh? Sosok ibu selalu menjadi tokoh wanita yang paling tangguh. Bagaimana tidak? Ia yang berjuang, merasakan kepayahan dari mengandung, melahirkan, menyusui hingga membesarkan anak-anaknya. Terlebih jika ibu adalah seorang wanita karir yang berjuang membantu sang suami untuk mencari nafkah. Menata rumah tangga, mengurus anak, mencari tambahan penghasilan pun ia kerjakan dengan rasa ikhlas.

Akan tetapi, terkadang manusia tidak lepas dari kata lelah. Begitu juga dengan seorang ibu. Lelah, sesak, marah perlu ia keluarkan agar gejolak di hatinya mereda. Kita sebagai anak tidak adil rasanya jika selelu menuntut ini-itu kepada ibu. Sedangkan seorang ibu tidak pernah menuntut apa-apa kepada kita. Untuk itu cobalah kita pahami hati seorang ibu. Setangguh-tangguhnya seorang ibu, ia tetaplah seorang wanita. Seorang wanita yang ingin diperlakukan dengan selayaknya wanita pada umumnya.

Advertisement

1. Ibu perlu tempat curhat

Kalau biasanya seorang anak bisa curhat dengan ibunya. Mengeluarkan unek-unek hingga menangis di pelukan ibu, lalu ibu akan mendekap kita dan meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja. Tidak ada salahnya, seorang anak pun memahami apa yang dirasakan seorang ibu. Ketika ibu sedang terlihat sedih biasanya ibu akan menutupi kesedihannya. Sebagai anak cobalah dekati ibu agar ia mau bercerita.

2. Gantikan perannya

Advertisement

Sesekali gantikan peran ibu dirumah, misalnya satu hari yang menghandle pekerjaan ibu di rumah adalah anak. Kerjakan apa yang biasanya ibu kerjakan di rumah. Mungkin Anda akan kewalahan karena pekerjaan di rumah yang seperti tidak terlihat, begitu Anda kerjakan rasanya mengundang rasa kelelahan. Anda bisa mulai mencuci piring, memasak, menyapu, mencuci pakaian, memberi makan hewan ternak dan sebagainya. Nampaknya mudah tapi benar-benar membuat lelah, bukan?

3. Beri ibu hadiah

Bila Anda sudah berpenghasilan, besar atau kecil maka sisihkanlah uang Anda untuk membeli hadiah. Tidak perlu mewah, sederhana saja misalnya sekuntum bunga, buatkan makanan favoritnya atau apa saja yang menjadi kesukaannya. Bukan tentang apa yang Anda berikan kepada ibu, akan tetapi seberapa ingat, seberapa perhatian Anda dengan ibu. Inilah yang membuat ibu merasa dianggap.

4. Buatlah ibu tertawa

Tak jarang sebagai anak membuat ibu sedih, marah dan jengkel. Entah karena memang disengaja atau tidak. Namun, impian besar anak pastilah membahagiakan orang tua, ibu dan bapak. Ketika Anda membuat mereka bersedih, marah dan jengkel, cobalah suatu ketika Anda harus membuatnya tertawa. Seperti perintah dalam hadits berikut :

“Seseorang datang kepada Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wa sallam dan berkata, “Aku akan berbai’at kepadamu untuk berhijrah, dan aku tinggalkan kedua orang tuaku dalam keadaan menangis.” Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kembalilah kepada kedua orang tuamu dan buatlah keduanya tertawa sebagaimana engkau telah membuat keduanya menangis.” (Shahih : HR. Abu Dawud (no. 2528), An-Nasa-i (VII/143), Al-Baihaqi (IX/26), dan Al-Hakim (IV/152))

5. Berdoa

Salah satu kewajiban seorang anak mendoakan ibu dan bapak. Jika ucapan ibu adalah doa, maka Anda sebagai anak banyak-banyaklah mendoakan ibu. Berbaik sangkalah kepada ibu, berbakti, tidak berkata dan bertindak kasar serta mematuhi perintah baiknya.

Lima tips diatas semoga dapat membantu Anda dalam memperlakukan ibu selayaknya wanita. Tangguh bukan berarti tidak butuh bantuan. Ibu adalah sosok yang harus disayang, dibahagiakan dan diberi kenyamanan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya