Setiap Pekerjaan Punya Risikonya Sendiri, Pilih Bertahan atau Pergi?

Apa sih alasanmu tetap bertahan dengan pekerjaanmu sekarang? Kenapa? Kok ekspresinya seperti itu? Atau kali ini kamu benar-benar ingin berhenti? Sudah lelah ya?

Advertisement

Setiap pekerjaan pasti ada risikonya masing-masing. Mau kerja berat, ringan, gaji besar, kecil, semua nggak menjamin kamu bakal selalu baik-baik saja. Tapi kali ini kamu benar-benar ingin mengakhiri hal yang nggak bisa kamu teruskan. Demi ketenangan hidupmu ke depan. 

Rasanya makin ke sini, teman sejawatmu mulai menatapmu tajam, mulai terlihat mencari muka dengan mengadu domba dirimu juga teman-temanmu yang lain. Pekerjaanmu melebihi tugasmu. Lembur yang nggak mengenal waktu. Sampai-sampai kamu harus berkorban untuk melindungi atasan, teman bahkan tempat di mana kamu bekerja. Sedangkan mereka yang seenaknya denganmu bisa begitu mudah kapan saja menjadikanmu bersalah atau mengeluarkanmu begitu saja. 

Kini kamu mulai melihat lagi ijazah milikmu, gelar yang susah payah kamu dapatkan. Sudah sejauh ini usahamu, tapi mereka hanya memanfaatkanmu. Bom waktu pun bisa kapan saja datang padamu. Rasanya pasti sangat sulit melepaskan pekerjaan yang sangat kamu dambakan sejak dulu ini, kan? Tapi, ternyata semuanya berjalan nggak sesuai dengan ekspektasimu. 

Advertisement

Kamu pun dengan diam-diam mencari pekerjaan lain yang mungkin bisa cocok denganmu. Dari gaji yang didapatkan, juga tugas yang bisa dikerjakan. Tapi, kenyataannya setelah kamu tahu dari sana-sini, informasi yang kamu dapatkan ini, membuatmu mulai berpikir ulang: apakah sekarang waktunya pergi? Dan satu hal yang kamu dapatkan sama: setiap pekerjaan ada risikonya sendiri. Alhasil untuk saat ini kamu masih bertahan di tempatmu saat ini, tempat yang sebenarnya membuatmu nggak betah berlama-lama lagi. 

Apa pun keputusanmu saat ini, aku berharap kamu tolong jaga diri di sana ya. Aku tahu risikonya sangat tinggi dan kamu juga orangnya gigih sekali. Tapi jika dirasa pekerjaanmu memang sudah nggak bisa kamu lanjutkan, yang hanya akan membuatmu tidurmu tak tenang, tolong dipikir dan dipertimbangkan lagi. Pasti ada sinyal dari semesta yang menunjukkan tempat terbaikmu ke depan. Tapi bukan berarti tempatmu saat ini enggak, melainkan akan ada tempat lain yang mungkin lebih bisa menghargai pendapat dan kerja kerasmu selama ini. Karena aku percaya kamu pasti muak dengan adanya adu domba, kebohongan, serta hal lain yang membuatmu nggak bisa berlama-lama di sana. Namun karena kebutuhan keluarga yang banyak, membuatmu harus tetap bertahan di sana.

Advertisement

Kamu juga paham sendiri, kan: gaji kecil risiko nggak begitu banyak, gaji besar risiko banyak. 

Jadi sekarang keputusan tetap ada di kamu. Aku pun nggak mau menghakimi tempatmu bekerja atau kamu sendiri. Aku hanya ingin kamu bahagia tanpa harus tertekan terus-terusan. Aku tahu kamu orangnya sangat jujur. Jadi untuk berbohong sedikitpun kamu pasti overthinking berhari-hari, bahkan mengganggu semua aktivitasmu yang lain. 

Kalau dirasa sudah pantas keluar, kuharap kamu juga bisa survive dengan pekerjaan barumu. Karena di manapun kamu berada akan selalu ada risiko yang nggak bisa diduga. Bukan berarti mendoakan yang jelek, hanya saja realita kehidupan seperti itu. 

Kesehatan mentalmu sangat penting kawan. Meski gaji tinggi penting, tapi kebahagiaanmu lebih penting. Entah pikiran orang lain bagaimana itu terserah mereka. Selama pekerjaanmu halal dan nggak merugikan mereka, kenapa tidak? 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Bukan sekedar hobi melainkan memberi arti.