Sore itu kita berbagi cerita tentang manis dan pahitnya kehidupan. Tentang indahnya hidup berumah tangga dan tentang menikmati masa lajang. Kalian yang telah diberi kesempatan menjalani hidup dengan orang terkasih atau kalian yang masih bisa menikmati kebebasan untuk pergi kemana saja tanpa ada yang bertanya.

Tentang sabarnya menunggu amanah yang yang belum diberikan dan tentang menunggu jodoh dipertemukan. Kalian yang begitu ingin memiliki buah hati yang akan menjadi meneduhkan rumah tangga atau kalian yang begitu ingin bersanding dengan seseorang di pelaminan.

Advertisement

Tentang kata mereka yang tak mengerti bahwa semua adalah tentang garis takdir dari-Nya. Bahwa adalah kehendak-Nya jika dalam pernikahan belum dianugerahi keturunan atau dalam jejak langkah seseorang belum ada yang berjalan mengiringinya.

Tentang mereka yang tak mengerti bahwa kita pun sangat berharap disegerakan. Bahwa waktu yang terlalu lama ini juga terkadang melelahkan. Harapan untuk mendapatkan atau sekedar dipertemukan. Bahwa sudah begitu jemu ketika harus terus menunggu.

Tentang kata mereka yang tak mengerti bahwa usaha telah dilakukan sedemikian rupa. Bahwa dalam setiap doa yang dipanjatkan selalu diiringi dengan isak tangis. Bahwa dalam setiap langkah yang ditempuh selalu penuh dengan peluh.

Advertisement

Tentang kata mereka yang semoga pastinya tidak disengaja tapi nyatanya menggoreskan luka di hati. Bahwa kata mereka itu adalah bentuk lain dari doa. Mereka hanya tak tahu kawan dengan lelah kita, payah kita, tangis kita. Wahai "mereka" daripada bertanya tentang hal yg tidak bisa kami jawab, sudikah kiranya jika doakan saja kami dalam diam?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya