Hai, bagaimana skripsimu? Sudah sampai bab berapa? Sudah mengajukan judulkan? Atau malah masih bingung hendak mengambil judul apa pada skripsimu?

Ahh sudahlah! Aku sedang tak ingin membuatmu semakin merasa tertekan akan pertanyaan tentang progress skripsimu. Sebab aku pun tahu dan pernah merasakan bagaimana berada di posisimu dengan segala pertanyaan yang seolah-olah membuatmu tertekan juga tuntutan untuk segera lulus.

Advertisement

Aku pun tahu, menyelesaikan skripsi itu tidak semudah omongan orang-orang yang selalu mencercamu dan menghujanimu dengan pertanyaan “kapan lulus?”. Sebab ada banyak halangan dan rintangan yang pastinya akan kamu hadapi untuk memperoleh gelar sarjanamu itu.

Kamu mungkin memang ingin cepat lulus. Namun terkadang sekitar yang tak mendukung inginmu itu. Seperti halnya dosen pembimbing yang sangat sulit untuk ditemui hingga alasan-alasan lainnya yang akan kamu hadapi.

Atau kamu yang sebenarnya jalannya itu mudah, namun kamu sendirilah yang membuatnya menjadi berleha-leha, kurang bersemangat, dan terlalu santai akan tanggung jawabmu. Ya, itulah persoalan yang acap kali dihadapi para pejuang skripsi pada umumnya.

Advertisement

Teruntuk kamu yang saat ini baru akan berjuang, maupun yang saat ini tengah berjuang menyelesaikan skripsi, tetaplah bersemangat hingga akhir. Selalu ingat akan orang-orang sekitar dan orang-orang terdekat yang senantiasa menanti akan kelulusanmu. Keluarga yang tentunya dan pasti akan selalu mendoakanmu.

Tak perlu berfokus pada teman-teman yang lebih dulu lulus atau pertanyaan orang-orang yang mungkin sampai membuatmu bosan juga kesal untuk mendengarkan kalimat kapan lulus! Berfokuslah pada apa yang saat ini tengah kamu mulai dan kerjakan. Sebab kamu pun harus ingat, bahwa tak semua jalan yang setiap orang lalui itu akan sama.

Mungkin kamu memang menemui jalan yang lebih terjal, berkerikil, atau berbatu. Tapi bisa saja dari perjalanan itu banyak hal indah yang bisa didapatkan olehmu dan mungkin tidak dirasakan dan didapatkan oleh teman-temanmu itu.

Capek, lelah, letih, dan seakan ingin menyerah saja itu mungkin akan kamu rasakan saat menyelesaikan skripsi. Tapi percayalah bahwa setiap kerja kerasmu akan terbayar lunas nanti. Jika capek, istirahatlah. Jika lelah, jangan menyerah. Jika letih, tak perlu memaksa. Sebab kamu lah yang memegang kendali akan dirimu.

Satu hal yang penting dan harus kamu sadari, bersantai dalam menyelesaikan skripsi itu boleh. Malah terkadang pun harus agar kamu tak terlalu stress akan skripsi dan deadline revisi. Tapi asalkan jangan membuatmu menjadi semakin terlena dan nyaman ketika berada di posisi itu. Kamu juga harus ingat akan tanggung jawab yang harus kamu selesaikan dan akan progress skripsi yang harus kamu tingkatkan.

Jangan sampai bersantai-santai kini, lalu menyesal kemudian. Jangan sampai saat tak satu pun teman seperjuangan yang tinggal malah membuatmu pun ingin udahan untuk skripsian. Hei, kamu harus ingat perjalananmu kuliah sudah cukup panjang! Jangan berhenti hanya ketika kamu merasa tak mampu untuk menyelesaikan skripsi.

Buang jauh semua alasan yang muncul dalam diri untuk menyudahi. Berhenti untuk menganggap bahwa kamu tak mampu berjuang sendiri. Sebab saat kamu sendiri saja tak bisa meyakini diri sendiri, dan selalu meragukan akan kemampuan diri, lantas kalau bukan kamu yang bisa menyemangati diri, siapa lagi?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya