Tentang Cinta #BertepukSebelahTangan Terima Kasih Karena Telah Mengajarkan Arti Keikhlasan

Cinta itu tidak bisa dipaksakan, apapun opinimu tentang cintamu, tak lantas merubah takdir juga cintanya.

Kamu dan senja adalah sama. Sama-sama indah namun hanya bisa aku tatap, tak bisa menetap. Sama-sama sementara meninggalkan kegelapan dan harapan. Sama-sama memiliki cara pergi yang membekaskan sakit, tanpa pamit. Dan mengapa aku tidak bisa berhenti mengagumimu? Menunggu hadirmu menghiasi bumantara, menatap indahmu yang tampak nyata, namun hanya fiksi belaka.



Katanya cinta itu tak harus memiliki, namun nyatanya semua itu tak sesuai kata hati. Hal terindah dari mencintai adalah kembali dicintai, sebuah kebohongan selalu terdapat dalam kalimat "Aku bahagia melihat kamu bersamanya". Bagaimana bisa bahagia jika hati menjerit-jerit menahan rasa sakit?

Advertisement



Cinta #BertepukSebelahTangan memang menyakitkan, namun lebih menyakitkan lagi jika seseorang yang kita cintai justru malah mencintai orang lain. Kamu yang sedari dulu menatapnya dari jauh, memperhatikan setiap gerak-geriknya, mengaguminya dalam diammu, dan mendoakannya di setiap malammu.



Dengan keberanian yang telah lama kamu kumpulkan, rasa ini kamu utarakan. Katanya, harga diri seorang wanita akan berkurang saat dirinya menyatakan perasaan lebih dulu, apapun pendapat mereka tentang kamu, telingamu sengaja tidak mendengarkannya, ini semua demi dia yang kamu cintai.



Namun, cintamu tidak seberuntung itu. Dia yang kamu pilih telah memilih yang lain, mungkin kesalahanmu adalah tidak mencari tahu tentang hatinya, tentang rasanya kepada wanita lain. Walaupun tidak mendapat balasan yang di inginkan, setidaknya bibirmu telah mengungkapkan perasaan. Meski malu kini menyelimuti, meski sesak kini menghujam hati, hingga air mata tak dapat kamu bendung lagi.

Advertisement



Pesan saya untuk cintanya yang tak kunjung bertepuk, jangan sampai kamu terpuruk, coba kamu renungkan perasaanmu sendiri, jika dia tidak mencintaimu mungkin seharusnya kamu juga tidak mencintainya. Cobalah untuk berdamai dengan keadaan, mencintai adalah tentang dua hati yang berhenti mencari, jika hanya kamu yang mempunyai rasa maka itu tidak bisa disebut cinta. Biarkan dia bahagia dengan pilihannya, begitupun denganmu, kamu juga berhak bahagia.



Jangan rendahkan dirimu untuk terus mengejar hati yang jelas-jelas sudah dimiliki orang lain. Jangan sampai kamu merusak hubungan dia dengan pilihannya, itu sangat memalukan dan menunjukkan kualitas dirimu yang sebenarnya. Cobalah membuka hati untuk orang lain, diluar sana akan ada yang mencintaimu tanpa kamu minta, yang juga kamu cintai. Belajarlah tentang arti keikhlasan, jika kamu ikhlas maka perasaanmu akan mudah kamu lepas.



Rasa manapun yang pernah kamu rasakan, jangan sampai membuatmu terpuruk dengan keadaan, ingatlah satu hal bahwa yang paling berhak untuk kita sukai, kagumi dan cintai adalah Dia sebaik-baiknya Dzat Pemberi Rasa

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Menulis dengan hati, semoga mewakili, meskipun tidak semua pengalaman pribadi.

CLOSE