Malam ini, aku ingin menulis tentang kamu seorang yang membuat aku jatuh cinta berkali kali tapi tak bisa ku miliki, kamu boleh berbangga, boleh berbahagia. silahkan kak, karena kakak pantas mendapatkan cinta dariku. asal jangan baper ya kak. Aku hanya ingin menuliskan ini untukmu, tapi bukan ingin memilikimu lagi seperti dulu. Mimpi tentang memilikimu sudah ku kubur sedalam mungkin dan tak ingin kugali lagi.

Apa kabarmu kak? Baik baik saja kan? Masih ingat aku? Semoga saja kakak tidak melupakanku ya, oh iya apakah kakak merindukan nasi kuning buatanku yang paling kau sukai dulu? Dan setelah kamu makan, kamu pasti bilang sangat enak. Kakak tahu kenapa enak? Karena aku membuatnya dengan cinta kak. Apakah kamu masih ingat waktu  kamu sering menjemput dan mengatar aku ke persekutuan dengan motor bututmu? Kamu tau apa yang aku rasa waktu itu?  Aku sangat bahagia kak, sambil memandang langit malam jogja aku ingin sekali memeluk punggungmu yang kekar dari belakang sambil tersenyum. Tapi aku memendamnya. kakak tau kan bagaimana rasanya memendam rasa? Sakit kak, sakiiit banget.

Advertisement


Apalagi orang yang diam diam kucintai hanya menganggap aku hanya sebatas adik.


Kakak pasti tau kan kalau aku diam diam suka sama kakak? Sehinga sering kakak bilang ke aku " zaman sekarang bukan zamannya cowok yang harus nyatain cinta, cewek juga bisa nyatain cinta pada orang yang dia sukai". Kakak tau bagaimana rasanya? Dalam hatiku bilang  " dasar kurang peka".  Kakak juga pasti masih ingat kan waktu aku sudah tak tahan lagi memendan rasa dengan mengorbankan harga diriku aku mengirim pesan singkat untukmu  " kakak, maafkan aku yang salah paham dengan perhatian kakak selama ini, aku mengganggapmu lebih dari kakak, maafkanaku ya kak"  dan kamu hanya membalas pesanku dengan tanda smile. sakit kak, sakit sekali rasanya.

Sejak saat itu aku tahu kak, kalau di matamu aku hanyalah seorang adik,  iya adik yang sering kau antar jemput kemana-mana. Sering kau antarkan obat saat sakit, kau belikan boneka saat valentine, adik yang sering kau dengar keluh kesahnya tentang kuliah yang rumit atau dompetnya yang kosong, adik yang kau ajak  jalan jalan bersama, yang sering kau tolong saat dia butuh dan adik yang kau buat dia jatuh cinta berkali kali karena perhatianmu. setelah itu aku mulai menghindar. Sebisa mungkin, aku belajar tak pernah meminta tolong lagi padamu kak, aku ingin melupakanmu. Namun apa daya bagimu kita kakak adik yang tak boleh berpisah. Dengan membawa bunga kamu datang ke wisudaku kak, tapi aku tidak baper kali ini. karena aku tau kau datang sebagai kakak.

Advertisement


Setelah wisuda aku pulang ke kampung kita dan kamu tak pernah berhenti bertanya "apa kabar dek? sudah kerja dimana dek? Pulang jogja aja kalau tidak ada kerja di situ." Bagaimana aku bisa move on kalau kakak sebegini baik dan perhatianya?


Sudah 3 tahun aku bekerja di kampung dan 2 tahun kakak bekerja di Jakarta, kakak pulang kampung untuk liburan, kakak tau betapa bahagianya aku waktu mendengarnya? Aku ingin sekali bertemu kakak, aku rindu kak. Dan akhirnya kita bertemu, aku ke rumahnya kakak dan bercerita dengan kakak dan orang tua kakak. apakah kakak tau kenapa aku tidak memandang matamu waktu bercerita denganku? karena aku takut nanti aku rindu tatapanmu kak. Aku bahagia kakak  sempat memobonceng aku lagi dari teras ke rumahnya kakak. Tidak jauh sih  tapi bahagia.

Oh iya aku lupa bertanya, bagaimana kabar kakak dengan dia?  Iya, dia yang cantik dan seksi seperti model yang sering kakak pasang di story whatsApp nya kakak. Dia pasti tidak kenal aku kan? kalian bahagia kah? Kudoakan kalian bahagia ya,, karena aku tau laki laki yang baik seperti kakak, pantas mendapatkan seorang wanita yang jauh lebih baik dari aku. Semoga langgeng ya kak. Aku tidak menyesal mencintaimu kak, kamu pantas mendapatkannya. Doakan aku ya  kak biar aku juga bahagia dengan dia yang sekarang bersamaku. Jangan baper ya kak jika baca tulisanku ini. Apalagi jangan sampai menyesal. Oh iya aku hampir lupa kakak ingin gemuk kan? Mau aku kirimin obat vitamin penambah nafsu makan dari sini?  Tenang aja kak, aku mengirimnya dengan cinta jika kakak mau..hehe.

Dari aku yang kamu anggap hanya sebatas seorang adik.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya