Tercatat Sudah 100 Dokter Gugur Akibat Terpapar COVID-19. Mari Kita Heningkan Cipta Sejenak Untuk Pahlawan Medis yang Gugur Di Era Pandemi COVID-19

Duka IDI, duka kita semua (

Pada tanggal 30 Agustus 2020, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah mencatat sebanyak 100 dokter gugur dalam menangani pandemi COVID-19. Para dokter yang gugur berasal dari sejumlah provinsi di Indonesia. Dilansir dari harian Kompas, berikut nama-nama dokter yang gugur dalam menangani pandemi COVID-19:

Advertisement

DKI Jakarta

Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (Guru Besar FKM UI/IDI Jakarta Timur)

dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)

Advertisement

dr. Hadio Ali K, Sp.S (IDI Jakarta Selatan)

dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (IDI Jakarta Timur)

Advertisement

dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur) Laksma (Purn)

dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS (IDI Jakarta Pusat)

Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru besar Epidemiologi FKM UI)

dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) (IDI Jakarta Selatan)

dr. Heru S. meninggal di RSPP (IDI Jakarta Selatan)

dr. Naek L. Tobing, SpKJ (IDI Jakarta Selatan)

dr. Sudadi, MKK, SpOK (IDI Jakarta Pusat)

dr. Elida Ilyas, SpKFR (K) (IDI Jakarta)

dr. Nastiti Noenoeng Rahajoe, SpA (K) (IDI Jakarta Pusat)

dr. Paulus Sp.PD (IDI Jakarta Pusat)

D.I. Yogyakarta

Prof. dr. Iwan Dwi Prahasto (Guru Besar FK UGM)

dr. R. Nurul Jaqin SpB (IDI Yogyakarta)

Jawa Barat

dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (IDI Kota Bandung)

dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)

dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)

dr. Wahyu Hidayat, SpTHT (IDI Kab. Bekasi)

dr. Karnely Herlena (IDI Depok)

dr. Soekotjo Soerodiwirio SpRad (IDI Kota Bandung)

dr. Mikhael Robert Marampe (IDI Kab. Bekasi)

dr. Adi Rahmawan (IDI Depok)

Jawa Timur

dr. Berkatnu Indrawan Janguk (IDI Surabaya)

dr. Boedhi Harsono (IDI Surabaya)

dr. Soeharno (IDI Kediri)

dr. Bendrong Moediarso, SpF, SH (IDI Surabaya)

dr. H. Dibyo Hardianto (IDI Bangkalan)

dr. Deny Dwi Yuniarto (IDI Sampang)

dr. Gatot Prasmono (IDI Sidoarjo)

dr. Sukarno (IDI Sidoarjo)

dr. Budi Luhur (IDI Gresik)

dr. Deni Chrismono Raharjo (IDI Surabaya)

dr Arif Agoestono Hadi (IDI Lamongan)

dr. Djoko Wiyono (IDI Surabaya)

dr. Arief Basuki SpAn (IDI Surabaya)

dr. Putri Wulan Sukmawati (PPDS Anak FK Unair/RS Soetomo Surabaya)

dr. Agus Pramono (IDI Sidoarjo)

dr. Pepriyanto Nugroho (IDI Blitar)

dr. Sulis Bayu Sentono, dr., M.Kes., Sp.OT (K) (IDI Surabaya)

Prof. dr. R. Mohammad Muljohadi Ali, Sp.FK (IDI Malang Raya)

dr. Abdul Choliq (IDI Probolinggo)

dr. M. Ali Arifin (IDI Sidoarjo)

dr. Sony Putrananda (IDI Blitar)

dr. Ach. Chusnul Chuluq Ar, MPH (IDI Malang Raya)

dr. Riyanto SpOG (IDI Tuban)

dr. Ignatius Tjahjadi SpPD (IDI Surabaya)

dr. Hilmi Wahyudi (IDI Gresik)

Jawa Tengah

dr. Esis Prasasti Inda Chaula, SpRad (IDI Tegal)

dr. Sang Aji Widi Aneswara (IDI Semarang)

dr. Elianna Widiastuti (IDI Semarang)

dr Ane Roviana (IDI Jepara)

dr. Sovian Endi (IDI Grobogan)

dr. Ahmadi NH, Sp.KJ (IDI Semarang)

dr. M. Fahmi Arfa'i (IDI Semarang)

dr. Edi Suwasono (IDI Kota Malang)

dr. Hery Prasetyo (IDI Blora) Banten

dr. Ketty di RS Medistra (IDI Tangerang Selatan)

Bali

dr. Nyoman Sutedja, MPH (IDI Denpasar)

dr. I Wayan Westa, Sp.KJ (K) (IDI Denpasar)

dr. I Nyoman Sueta (IDI Denpasar)

dr. I Made Widiartha Wisna (IDI Buleleng)

Sumatera Utara

dr. Donni (IDI Deli Serdang)

dr. Ucok Martin Sp. P (IDI Medan)

dr. Irsan Nofi Hardi Nara Lubis, Sp.S (IDI Medan)

dr. Anna Mari Ulina Bukit (IDI Medan)

dr. Aldreyn Asman Aboet, SpAN, KIC (IDI Medan)

dr. Sabar Tuah Barus SpA (IDI Medan)

dr. Daud Ginting, SpPD (IDI Medan)

dr. Dennis (IDI Medan)

dr. Edwin Marpaung, SpOT (IDI Medan)

dr. Andhika Kesuma Putra, Sp.P (K) (IDI Medan)

dr. Ahmad Rasyidi Siregar, SpB (IDI Medan)

dr Herwanto SpB (IDI Kisaran)

dr. Maya Norismal Pasaribu (IDI Labuhan Batu Utara)

dr. M. Hatta Lubis, SpPD (IDI Padang Sidempuan)

dr. H. Muhammad Arifin Sinaga, MAP (IDI Langkat)

Sumatera Selatan

dr. Efrizal Syamsudin, MM (IDI Prabumulih)

dr. Fatoni (IDI Ogan Komuring Ulu)

dr. John Edward Feridol Sipayung (IDI Siantar Simalungun)

Prof. dr. H. Mgs. Usman Said, SpOG (K) (IDI Palembang)

dr. H. Khiarul Saleh, SpPD (IDI Palembang)

Kepulauan Riau

dr. Amir Hakim Siregar SpOG (IDI Batam)

dr. HM Syamsu Rizal (IDI Natuna)

Kalimantan Timur

dr. Miftah Fawzy Sarengat (PPDS FK Unair, RS Soetomo, IDI Balikpapan)

dr. Sriyono (IDI Balikpapan)

dr. H. Edisyahputra Nasution (IDI Samarinda)

Kalimantan Selatan

Prof. Dr. H. Hasan Zain, Sp.P (IDI Banjarmasin)

DR. dr Heru Prasetya, SpB, SpU (IDI Banjarmasin)

dr. Zulkiflie Saleh (IDI Banjarmasin)

dr. Aris Sugiharjo, SpPD (IDI Banjarmasin)

Nusa Tenggara Barat

dr. Asriningrum Sp.S (IDI Mataram)

Sulawesi Selatan

dr. Bernadette Sp THT meninggal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar)

dr. Herry Nawing SpA (IDI Makassar)

dr. Theodorus Singara SpKJ (IDI Makassar)

Prof. dr. Andi Arifuddin Djuanna, SpOG (K) (IDI Makassar)

dr. Adnan Ibrahim, SpPD (IDI Makassar)

dr. Muh. Rum Limpo SpB (IDI Selayar)

Papua Barat

dr. Titus Taba SpTHT-KL (IDI Sorong)

Sudah banyak  dokter yang gugur dalam melawan COVID-19, seharusnya kita lebih waspada dan menjaga diri dari COVID-19. Pandemi COVID-19 ini nyata adanya dan tidaklah pantas jika kita menganggap remeh virus ini. Kita bisa bayangkan jika banyak dokter dan tenaga medis yang gugur, maka rumah sakit akan kewalahan menangani pasien COVID-19 maupun pasien dengan penyakit lain. Jika rumah sakit sudah tidak mampu menangani pasien karena terbatasnya dokter, tenaga medis, dan tempat perawatan kemana kita akan mencari pertolongan jika kita sakit.

Jangan sampai kita terlena dengan istilah “new normal”, adanya istilah tersebut bukan berarti pandemi sudah berakhir atau COVID-19 sudah hilang. Istilah tersebut artinya kita harus bisa hidup dengan tatanan yang baru yaitu melaksanakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Ingatlah di setiap lorong rumah sakit ada perjuangan luar biasa bertaruh nyawa demi menyelamatkan nyawa yang lain. Mereka rela tak pulang ke rumah, menahan rindu untuk keluarganya demi raga yang lain.

Untuk para dokter dan tenaga medis, terima kasih sudah berkorban jiwa dan raga demi kesembuhan Indonesia. Semoga perjuanganmu menjadi ladang pahala dan surga kelak. Dan untuk dokter maupun tenaga medis yang telah gugur, kalian adalah pahlawan medis yang luar biasa semoga Tuhan menghadiahkan Surga atas perjuanganmu. Terima kasih untuk para dokter dan tenaga medis di Indonesia, tetap semangat ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE