Teruntuk Diriku, Terima Kasih Sudah Bertahan Meski Cobaan Datang Silih Berganti

Tidak apa jika sedang tidak baik-baik saja, kamu hanya manusia biasa yang punya banyak kekurangan

Hai, apa kabar diriku?

Advertisement

Sudah lama ya aku tidak menyapa dan ngobrol berdua denganmu. Capek ya? Maaf jika aku terlalu sibuk untuk terlihat baik-baik saja di depan banyak orang, sampai lupa kalau diri ini juga butuh istirahat. Tidak apa jika kamu sedang tidak baik-baik saja. Toh kamu hanya manusia biasa yang punya banyak kekurangan. Menangislah jika itu bisa membuat hatimu lega. Tapi ingat jangan lama-lama ya, setelah ini kamu harus bangkit dan berjuang lagi.

Terima kasih telah berjuang dan bertahan sampai hari ini. Meski terkadang dihantam badai bertubi-tubi, dan dipatahkan hatinya berkali-kali. Hai diriku, tetaplah berjuang meski itu tak mudah. Kegagalan yang datang silih berganti, diremehkan dan tidak dianggap adalah fase dalam hidup yang akan membuat diri ini lebih kuat. Terimaksih kamu masih tetap berdiri tegap meski tak jarang air mata membanjiri pipi, dan kamu tetap tegar meski terkadang hatimu ambyar.

Tetaplah jadikan Tuhan sebagai prioritas utama dalam hidupmu.

Advertisement

Setiap hari kamu sibuk memikirkan masa depan yang belum jelas, dan meratapi segala yang terjadi tidak sesuai dengan harapan. Hingga akhirnya kecewa oleh ekspektasi sendiri yang terlalu tinggi dan mulai kehilangan harapan. Tapi ingat kamu tidak sendirian, ada Tuhan yang menjadi tempatmu  berkeluh kesah. Berdoalah  agar dikuatkan untuk menghadapi segala ujian. Tidak apa, hidup memang tempat untuk belajar yang tak ada habisnya. Berhentilah sejenak jika semua terasa melelahkan. Atur nafas dan tenangkan hati. Pergilah ke tempat dimana kamu merasa nyaman. Sukses bukan hanya perkara materi dan jabatan yang tinggi. Tapi lebih tentang kebermanfaatan kita untuk sesama. Percayalah Tuhan tidak pernah membiarkan mu sendiri dalam menghadapi masalah. Tuhan hanya sedang mengujimu karena kamu kuat.

Terima kasih telah memaafkan orang-orang yang menyakitimu, meski itu sulit.

Advertisement

Memaafkan memang tidak mudah. Apalagi jika orang yang kamu percaya ternyata mengkhianatimu,tapi kamu selalu punya hati yang luas untuk memberi maaf .Terima kasih karena selalu sabar dalam menghadapi ujian, meski hatimu hancur. Terimakasih karena tidak menyerah pada mimpi-mimpi, meski cibiran dan cacian kerap kali datang. Terima kasih untuk tak berhenti berbagi keceriaan meski hatimu sedang  tidak baik-baik saja.

Kamu tidak perlu mengikuti standar kebahagiaan orang lain, cukup ciptakan kebahagianmu sendiri.

Semakin dewasa definisi kebahagiaan tiap orang memang berbeda-beda. Dan kamu tidak harus mengikuti standar kebahagian orang lain. Lakukanlah apa yang membuat dirimu bahagia. Jika melakukan travelling sendiri, membaca novel favorit di akhir pekan atau bersepeda mengelilingi kota bisa membuatmu bahagia? kenapa tidak kita lakukan. Tidak usah terlalu memperdulikan apa kata orang, Lagi pula yang tahu bahagia adalah diri kita sendiri.

Terimakasih sudah menjadi sosok yang tangguh dan tidak mudah menyerah. Tetaplah berjuang meski tak mudah.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Membaca & Menulis