Ternyata Mengikhlaskan Kamu Seperti Merobek Hatiku Sendiri

Cinta ternyata tak semudah yang aku pikirkan sebelum betul-betul mengenalnya

Cinta itu anugerah Tuhan yang paling indah dalam hidup tak bisa kita tolak datangnya dan juga tak bisa kita hentikan kepergiannya meskipun cintamu sebesar bahkan seluas bumi ini cinta pada akhirnya akan tetap pergi, entah itu pergi ke tempat lain atau mungkin ke hati yang lain.

Mendapatkan cinta itu rasanya benar-benar luar biasa indah, bahkan ketika memikirkan itu hatiku rasanya ingin meledak saking tak tertahankannya mungkin kupikir aku lebay tapi maaf saja orang yang jatuh cinta tak peduli akan hal itu.

Tapi sekarang rasa cintaku memadam karena kenyataan yang tak pernah siap aku hadapi, aku kehilangannya di perjalanan cintaku yang begitu indah ternyata setelah menginjak bunga-bunga yang indah aku lupa didepan sana mungkin saja ada duri yang siap menusukku, aku terlena sampai lupa pada takdir.

Kepergiannya tak pernah bisa aku hentikan dan mengikhlaskannya seperti merobek hatiku sendiri lalu membuangnya jangan tanya sakitnya, sakit sekali hingga rasanya aku tak bisa menangis. Hatiku hening seketika kosong tanpa irama hanya detak jantung yang berdetak yang menghiasi keheningannya.

Dan untukmu yang pergi semoga kau temukan rumah yang lebih bagus dari rumah yang aku berikan untukmu, semoga kau temukan bunga yang lebih indah dari bunga yang aku tanam untukmu.

Kenang-kenangan kita biarlah aku susun dan simpan rapi dalam hatiku akan aku kunci rapat hingga tak seorang pun tau isi kenangan itu karena aku ingin hanya aku saja yang menangis ketika melihatnya dan orang lain tak perlu mengasihani kisah kita.

Setelah kepergianmu banyak hal yang berubah dalam hidupku, banyak sekali yang berubah hingga aku merasa aku bukan diriku yang dulu. Tapi aku mulai bangkit lagi menata diriku yang dulu memang sulit tapi aku usahakan karena hidupku harus terus berlanjut meskipun tanpamu.

Terima kasih banyak telah membuat diriku menjadi lebih kuat, ikhlas dan sabar dari siapapun jika bukan tanpamu aku tidak mungkin bisa menulis dan menata kalimat ini. Kamu bilang aku kuat, iya aku memang kuat kau memang tau aku ya.

Untuk waktu-waktu yang dulu kau berikan untukku, untuk rasa sabarmu dengan semua sifat kanak-kanakku, untuk perhatianmu yang selalu kau berikan untukku aku ingin ucapkan terima kasih banyak kau memang pria yang sangat dewasa dan baik dan mungkin kau tak tau itu salah satu alasan kenapa aku jatuh hati padamu.


Kucintai kamu dengan tulus tanpa syarat dan kubiarkan Allah menjadi saksi atas ketulusanku padamu.


ADVERTISEMENTS

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pitti, poetry