Teruntuk adik manis, cintakah kau pada dia? Dia yang kau anggap sebagai sosok berwibawa dan bertanggung jawab di hadapanmu sekarang? Terlepas dari segala perasaan kehilangan yang aku rasakan saat ini, aku sangat bersyukur untuknya karena ia mendapatkan wanita baik nan sholehah sepertimu. Seperti yang ia idamkan dahulu ketika kita berdua masih membangun mimpi masa depan kita bersama.

Jika boleh aku bercerita tentangnya, ia adalah pria yang baik bagiku, ia adalah pria yang mengenalkan aku apa artinya mencintai dengan tulus, selalu memaafkan dan bahkan saling bertumbuh dewasa dengannya adalah masa terindah yang akan terus kusimpan sebagai kenangan terindah bersamanya.

Advertisement

“Suatu saat jika kau beruntung menemukan cinta sejatimu. Ketika kalian saling bertatap untuk pertama kalinya, waktu akan berhenti. Seluruh semesta alam takzim menyampaikan salam. Ada cahaya keindahan yang menyemburat, meggetarkan jantung. Hanya orang – orang yang beruntung yang bisa melihat cahaya itu, apalagi berkesempatan bisa merasakannya.”
Tere Liye

Banyak hal dik, yang membuat aku menjadi karakter yang lebih baik dari sebelumnya selama aku menjalani kisah dengannya, tahukah dirimu dia adalah orang pertama bagiku yang aku percaya dan dialah yang setia berjalan bersamaku dan tak sampai hati membuat aku terluka? Mungkin benar jika aku mencintainya bahkan sangat dalamnya sehingga aku sempat membiarkan diriku sendiri terperangkap dalam kenangan indah kami yang melukai hatiku bahkan rasanya jiwaku dirajam rasa kehilangan saat ia mengatakan bahwa ia ingin menjalani Ibadah bersama wanita baik nan sholehah seperti dirimu dik.

Aku yang saat itu memang tak pernah membayangkan ini terjadi padaku ketika tatapanmu mulai memasuki hatinya dan perlahan membalikkan perhatiannya padaku, ajakannya pergi bersamamu kala itu, makan bersama hari itu memang terasa sangat indah. Aku yang mendengar betapa bahagia ia menceritakan tentang kehadiranmu di hidupnya kala itu hanya dapat tersenyum, walaupun sebenarnya hatiku tersiksa mendengarnya dik, percayalah dik, senyumanku saat itu adalah karena melihatnya bahagia bersamamu dan irama kebahagiaannya kian lekat setiap membaca pesan-pesan yang kau balas agak lama kepadanya.

Advertisement

Ia adalah seorang pengajar yang baik bagimu dan juga bagiku, sebelum kamu mengenalnya sebagai pengajarmu, ia selalu mengajarkanku pentingnya kita mempelajari banyak hal dalam hidup, ia mengajarkanku bagaimana mencintai dari hati, ia mengajarkanku apa manfaat kesabaran dalam hidup dan juga ia mengajarkanku betapa cinta dapat mengubah hari yang kelam menjadi berwarna kembali. Betapa ia sangat berharga dan berarti bagiku dik.

Aku bukanlah wanita yang mudah memohon kepada siapapun, namun kali ini aku mohon padamu dik, jagai dia dengan cinta yang perlahan tumbuh di hatimu, jangan ragukan kesetiaannya padamu, ia adalah seorang yang terlihat suka mengeluh dan sangat manja nantinya padamu. Aku mohon tetaplah bersamanya, sayangi dia dan rawat ia baik-baik, karena ia bukanlah orang yang kuat, ia mudah sakit.

Ia sangat menyukai ayam maka sekali-kali bujuklah ia dengan hidangan ayam terenak yang bisa kau buat untuknya, ia sangat menyukai kartun, game dan merakit robot-robotnya, ia dapat terjaga karenanya, maka ingatkanlah ia untuk beristirahat karena ia memiliki banyak kegiatan sebagai pengajar keesokan harinya. Ia pandai mengaji dan dapat menjadi imam yang baik bagi keluargamu dik maka yakinlah ia bukan orang yang akan dengan mudah mengecewakanmu, aku tahu itu.

Banyak hal dik, yang ingin kubagi denganmu mengenai dirinya yang sekarang akan menjalani masa depan bersamamu dalam ikatan pernikahan. Aku melepaskan ia sepenuhnya setulus hatiku kepadamu dik, aku rela jika ia akan jatuh ke dalam pelukanmu, aku yakin ia dapat menuntunmu ke jalan yang baik yang kalian yakini bersama. Aku yakin karena dalam perbedaan keyakinan kami, lebih dari 1000 hari kukenal dirinya tak pernah sekalipun aku meragukan ibadahnya keseriusannya.

Ia memikirkanmu sekarang dalam setiap doanya ia akan ber ikhtiar kepada Tuhan untuk menjalani masa depan yang baik bersama seorang yang disiapkan Tuhan untuknya. dik, maafkan aku mungkin aku terlalu mencintainya, tapi untukmu aku siap merelakannya.

"Apakah cinta sejati itu? Maka jawabannya, dalam kasus kau ini, cinta sejati adalah melepaskan. Semakin sejati perasaan itu, maka semakin tulus kau melepaskannya. Aku tahu kau akan protes, bagaimana mungkin? Kita bilang cinta itu sejati, tapi kita justru melepaskannya? Tapi inilah rumus terbalik yang tidak pernah dipahami oleh pecinta. Mereka tidak pernah mau mencoba memahami penjelasannya.”
Tere Liye,

Ketika aku memang tak dapat berkorban apapun untuknya, aku yakin dik,

hadirnya dirimu ke dalam hidupnya adalah rancangan indah sang Maha Pencipta untuk kalian, Ia memang diciptakan untuk menjadi pasanganku atau aku tidaklah diciptakan untuk dapat melengkapi hari-harinya ke depan. Aku titip Ia padamu agar Ia mendapatkan kebahagiaan mencintai karena Allah seperti yang selama ini Ia yakini.

Doaku menyertaimu dengan cinta.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya