Derry atau Londonderry adalah kota terbesar kedua di Irlandia Utara dan kota terbesar keempat di pulau Irlandia. Nama Derry adalah sebuah nama dari istilah Irlandia Kuno Daire (Irlandia modern: Doire ) yang berarti "oak grove".

Secara geografis Derry terletak di ujung paling utara pulau Irlandia. Tahun 1921 dengan ditekennya pembagian Irlandia, secara tak terduga Derry dijadikan kota perbatasan yang memisahkan Irlandia Utara dengan Republik Irlandia. Ini kota terbesar nomor dua di Irlandia Utara setelah Belfast. Berdiri di atas bukit di bantaran muara sungai Folye yang memisahkan semenanjung Donegal, kota ini berhadapan dengan lautan Atlantik. Kata Derry berasal dari kata Irlandia kuno, Daire yang berarti hutan Oak dan jadi tempat keramat bagi bangsa Celtic.

Advertisement

Kota berdinding tua terletak di tepi barat Sungai Foyle, yang membentang oleh dua jembatan jalan dan satu jembatan penyangga. Kota ini sekarang mencakup kedua bank (Cityside di barat dan Waterside di timur). Populasi kota adalah 83.652 pada Sensus 2001, sedangkan Daerah Perkotaan Derry berpenduduk 90.736. Distrik yang dikelola oleh Derry City dan Dewan Distrik Strabane berisi Pelabuhan Londoderry dan Bandara Kota Derry .

Derry dekat dengan perbatasan dengan County Donegal, yang telah memiliki hubungan dekat selama berabad-abad. Orang yang secara tradisional dilihat sebagai pendiri Derry asli adalah Saint Colmcille , seorang pria suci dari Tir Chonaill , nama lama untuk hampir semua Donegal County modern, yang tepi berada di barat Foyle adalah bagian sebelum 1610.

Pada tahun 2013, Derry adalah kota budaya perdana di Inggris , yang telah mendapatkan penghargaan pada tahun 2010. Kota Derry, satu-satunya kota tembok di Irlandia dicatat sejarah sebagai kota yang tak bisa ditaklukan musuh yang mengepung selama 105 hari. Kini setelah lebih dari empat ratus tahun didirikan, Londonderry masih tetap eksis dengan bentuknya yang asli dan mulai dibanjiri wisatawan.

Advertisement

Tembok kota sepanjang 1,6 kilometer dibangun tahun 1613 dan selesai tahun 1618 merupakan satu-satunya yang masih tersisa utuh di Irlandia. Tebal temboknya mencapai 6 meteran. Kota benteng ini juga diklaim sebagai salah satu contoh kota tembok terbaik di daratan Eropa. Beberapa sudut bagian kota lamanya yang berada dalam lingkaran benteng dipenuhi dengan museum, galeri, pusat kerajinan, pusat data kota, gereja dan bangunan kuno lainnya.

Benteng saksi sejarah Bentuk tembok benteng kota Londonderry seperti trapesium. Di setiap sisinya berderet meriam-meriam kuno yang dihitung jumlahnya lebih kurang 40 buah. Di sisi utara tembok, moncong deretan meriam kuno diarahkan ke sebuah perkampungan penduduk yang dibatasi padang rumput yang cukup luas.

Dulunya daerah itu merupakan arah pergerakan para musuh, sebelum perkampungan itu terbentuk. Di dalam area tembok benteng sendiri dibangun gedung pusat layanan riset bagi mereka yang ingin mendapatkan data tentang kota tembok tersebut serta sejarah yang terkandung dalam kota Londonderry. Kabarnya lebih dari sejuta catatan termuat dalam pusat data yang bisa diakses umum.

Kota benteng tua ini sebenarnya bukan untuk dinikmati keindahan, namun lebih pada sisi penghayatan. Bahwa sejarah pergolakan dan kekerasan seakan menjadi bagian inheren dari kota ini. Jika pada abad 17-an ada aksi pengepungan lebih dari tiga bulan dari pasukan Katholik yang mengharuskan penduduk kota berjuang habis-habisan mempertahankan diri, maka pada dasawarsa 70-an kota ini menjadi bagian dari perjuangan kaum IRA (tentara republik Irlandia) yang ingin memisahkan diri dari Inggris Raya. Untunglah perjanjian Good Friday yang disodorkan pemerintah Inggris di London berdampak langsung pada ketenangan dan kedamaian di kota benteng itu.

Berdiri di antara meriam-meriam kuno yang moncong hitamnya berada di atas benteng seperti terbawa arus ke pusaran konflik yang menyertai perjalanan sejarah kota tua ini. Meriam-meriam, yang berderet rapi itu masih terawat baik. Bahkan beberapa diantaranya yang berada di lokasi strategis nampak mengkilat, mungkin karena sering dipegang bahkan diduduki pengunjung.

Kota Londonderry memang salah satu kota yang menyimpan banyak sejarah di Irlandia Utara. Kota ini juga menjadi saksi sejarah mobilitas penduduk Irlandia yang hendak meninggalkan pulau tersebut guna meraih kehidupan yang lebih baik. Dari kota inilah pada abad 18 dan abad 19, ratusan ribu penduduk Irlandia hengkang berimigrasi ke Dunia Baru, daratan Amerika.

Mereka melakukan pelayaran trans-atlantik menuju Philadelphia, Carolina selatan, dan Charlestown di Amerika. Bahkan beberapa dari emigran tersebut membentuk koloni Derry atau Londonderry di benua impian, Amerika. Sejarah juga menulis, emigrasi dari kota ini makin menghebat, saat Irlandia mengalami kelangkaan pangan akibat kekeringan pada pertengahan abad 19. Mereka tidak hanya ke Amerika, tetapi juga merambah ke Kanada dan Australia.

Tertarik ke Derry ?

#AyokeUK #WTGB #OMGB

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya