Dalam hidup ini entah sudah berapa kali kita semua mengalami yang namanya diremehkan. Udah nggak terhitung banyaknya. Mungkin manusia sudah kodratnya kali ya untuk meremehkan orang lain.
Apa kita akan lebih hebat kalau sudah meremehkan yang lain?
Apa kita menjadi kuat setelah meremehkan yang lain? Nggak, kan?
Terus, ngapain?

Diremehkan itu sakitnya bukan main, kita bisa pura-pura nggak respon tapi di hati yang paling dalam, rasa sakit itu ada.
Kalau rasa sakitnya ada, kamu normal kok. Di pandang sebelah mata sama juga dengan diremehkan orang lain.
Seakan kita nggak bisa berbuat apa-apa, cuma mereka yang meremehkan aja yang bisa.
Hey, kita semua manusia biasa, who do you think you are bisa meremehkan yang lain.

Advertisement

Dalam hidup kita nggak perlu untuk tahu segala hal, untuk bisa expert dalam segala sesuatu, setiap manusia udah punya porsinya masing-masing.
Diremehkan emang sakit, tapi ada baiknya sakit itu bisa kita jadikan motivasi untuk membungkam mulut mereka di luar sana.

Buktikan kalau kita semua nggak layak untuk diremehkan, nggak ada satu pun makhluk di bumi yang bisa meremehkan sesama mahluk Tuhan. Mungkin, secara nggak sadar kita juga meremehkan orang lain.
Saat kita mulai meremehkan yang lain, saat itulah ego menguasai jalan pikiran kita, dan hati kita.

Kita nggak akan dapat apa-apa setelah meremehkan orang lain, yang ada cuma dapat malu.
Suatu hari orang yang kita pernah remehkan datang dengan mental sekuat baja hasil dari tindakan meremehkan itu tadi.
Kalian udah nggak asing dengan cerita pengalaman dari orang-orang hebat yang membuktikan keberhasilannya setelah awalnya di remehkan, misalnya Thomas Alva Edison yang di cap anak bodoh, lihat, sekarang lampu yang manyala itu hasil karyanya.

Advertisement

Ada juga Jack Ma yang ide nya pernah dianggap bodoh saat mau meluncurkan e-commerce nya yang pertama, sekarang Jack Ma merupakan orang terkaya di China.
Kita masih butuh diremehkan, masih butuh ditolak, karena sakit yang ditimbulkannya dapat membuat semangat kita untuk jadi lebih baik malah tambah berkobar-kobar.

Ayo lebih percaya pada kemampuan diri sendiri, buktikan kita bisa menjadi lebih dari apa yang orang lain bayangkan!

"I never gave up, even when people told me I’d never make it; Never underestimate the heart of a champion" – Kai Greene

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya