Saat kesulitan bear-benar datang, mungkin sesuatu itu adalah hal yang selalu kita keluhkan.

Apakah memilih untuk bertahan ataukah memilih untuk menyerah.

Advertisement

Siapa pun pernah merasakan sebuah keegoisan; ingin mendapatkan sesuatu hal yang lebih dan diakui oleh orang-orang.

Namun, tanpa pernah disadari, kadang kala keegoisan yang dilakukan melukai seseorang.

Itulah cara kita untuk bertahan, dan mempertahankan diri kita. Satu cara yang membuat kita percaya, kita bisa melakukannya.

Advertisement

Tidak ada yang salah dengan itu. Apa pun kita di masa lalu, itu hanyalah masa lalu. Banyak hal yang masih bisa berubah.

Kadang kita, kita mungkin lebih banyak membohongi diri sendiri. Menyukai apa yang orang lain suka, namun sebenarnya kita tidak benar-benar menyukai.

Tidak ada yang indah tanpa ada rasa untuk berbagi; namun, tidak semua hal dapat berbagi perasaan itu.

Bukan tidak percaya, hanya saja, mungkin cara untuk mengungkapkan hal dengan kata-kata yang tidak biasa, dan akhirnya banyak di antara kita berakhir dengan kesalahpahaman.

Ya, seperti itulah kehidupan. Membuat banyak makna yang tersembunyi di dalamnya, entah kesedihan, tawa, kebahagiaan, bahkan perasaan kehilangan.

Mengajarkan banyak hal yang tanpa kita sadari lupa untuk disyukuri.

Bagi diriku, banyak hal, dan masih banyak hal yang perlu dipelajari. masih banyak hal yang membuat diri kita sulit untuk menerima dirinya sendiri.

perasaan akan ketakutan, keraguan, seakan menjadi hal yang ingin dicurahkan. Dan perasaan sedih itu menjadi hal yang dipendam dalam diri.

aku mengutip salah satu kata-kata dari film yang kutonton.


"Di mana ada harapan, di situ ada cobaan; di mana ada harapan, di situ ada keputusasaan."


hidup itu memang benar-benar kejam dan sulit. tapi, kita lupa akan satu hal.


Memaafkan diri kita sendiri.


Ya, baru-baru ini, aku baru menyadari hal itu. sungguh benar-benar sulit. mungkin musuh terbesar yang menanti adalah diri kita sendiri, bukan orang lain.

sesuatu hal yang sampai kapan pun akan kita lawan.

Kadang kala, ada hal tidak ada hal yang tidak berjalan dengan lancar. , Kita manusia hanya berusaha untuk melakukan apa yang kita rencanakan, namun rencana terbaik hanya milik Tuhan.

Mari mulai maafkan diri kita sendiri.

Mungkin sulit. Ya, itu benar-benar sulit. Namun, mari memulai mencoba untuk memaafkan, agar tidak ada lagi penyesalan, agar kita bisa menerima diri kita yang sebenarnya.

Suatu hari nanti, atau mungkin hari ini, akan ada banyak hal dan orang-orang yang kita temui. Akan ada banyak hal-hal baru yang mengitari kita. Namun, akan selalu ada jalan dan cara untuk kita bisa memulai dan mempercayai impian itu.

 

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya