Semarang (30/07/2021) – Salah satu mahasiswa KKN Undip Tim II memberikan sosialisasi tentang water kefir untuk meningkatkan imunitas. Imunitas tubuh adalah salah satu factor penting yang harus dijaga terutama di masa pandemi ini. Imunitas tubuh dapat dijaga dan ditingkatkan melalui konsumsi makanan dan minuman yang bergizi tinggi, salah satunya water kefir.
Water kefir adalah minuman yang menyehatkan karena mengandung lebih dari 50 bakteri baik yang terdiri dari bakteri asam laktat, bakteri asam asetat, dan juga khamir. Khasiat water kefir juga tidak kalah dari produk komersial seperti yakult dan yogurt. Kandungan bakteri probiotik di dalam water kefir dapat membantu saluran cerna kita. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang dapat memberikan efek kesehatan karena dapat bertahan disaluran pencernaan dan membantu melawan bakteri jahat.
Water kefir adalah salah satu minuman fungsional probiotik, yang dihasilkan dari fermentasi bibit water kefir dengan air yang mengandung sejumlah gula. Bibit water kefir membutuhkan air dengan kandungan gula sebagai bahan dasar fermentasinya, sedangkan bibit kefir susu membutuhkan susu sebagai bahan dasar fermentasinya. Proses fermentasi oleh bibit water kefir akan menghasilkan minuman water kefir dengan rasa yang asam dan sedikit bersoda. Dalam pembuatan water kefir, air kelapa muda dan air kelapa wulung dapat digunakan sebagai bahan dasarnya.
Air kelapa dalam pembuatan water kefir dapat meningkatkan manfaat dari produk tersebut dikarenakan kandungan senyawa polifenol berupa tanin yang berfungsi sebagai antiracun di dalam tubuh. Berdasarkan penelitian ilmiah, air kelapa muda dapat menghambat pertumbuhan dan pergembangan bakteri S. Typhi serta Shigella sp. Selain itu, juga ditemukan bahwa air kelapa terbukti dapat meningkatkan leukosit atau sel darah putih yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh.
Dalam rangka meningkatkan imunitas untuk mencegah kematian akibat COVID-19 maupun mencegah penyebaran COVID-19, mahasiswa KKN Undip Tim II di RW 03 Kelurahan Mugassari memberikan sosialisasi dan mengajak masyarakat setempat untuk belajar membuat water kefir. Sosialisasi tentang water kefir ke masyarakat dilakukan dalam bentuk webinar dikarenakan peraturan tentang PPKM yang masih berlangsung. Webianar dihadiri kurang lebih 25 orang yang terdiri dari warga RW 03 Kelurahan Mugassari dan beberapa mahasiswa KKN.
Selama pelaksanaan webinar, warga terlihat antusias dan aktif bertanya. Meskipun terdapat keterbatasan masyarakat dalam mengakses webinar, tetapi hal tersebut tidak menjadi kendala karena hasil rekaman webinar juga diunggah di Youtube dan disebarkan ke grup RW setempat. Selain itu, masyarakat juga diberikan water kefir kit, yang berisi bibit water kefir, air gula, dan kismis. Tujuan pemberian water kefir kit yaitu supaya masyarakat bisa mencobanya sendiri dirumah dan berkreasi membuat minuman water kefir.
Penulis: Andari Winditha Putri (FPP/Teknologi Pangan)
DPL: Rosyida, S.P., M.Si
ADVERTISEMENTS
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”