Untuk Kita yang Sudah Berjalan Hingga Saat Ini, Aku Ingin Terus Bersama Hingga Nanti

Hai,

Masih ingat dengan sebuah narasi dari laman Hipwee yang kamu berikan padaku untuk dibaca beberapa tahun lalu? Aku masih suka mencarinya, membaca kemudian tersipu malu seperti saat itu. Dan saat itu, kalimat yang tertulis di artikel itu hanya sebuah tulisan. Kita terlalu muda untuk mampu mengerti lebih luas soal itu. Sudah lama ternyata, ya. Kita sudah begitu sibuk dengan kehidupan masing-masing.

Dan hari ini, aku ingin menulis di sini juga, karena mungkin suatu hari entah di musim kemarau atau hujan kamu menemukannya lalu membacanya.

Aku tidak pernah menyangka, bahwa menjalin hubungan dengan seseorang serumit ini. Aku tahu bahwa setiap hubungan akan selalu memiliki rintangan. Dan aku berpikir dengan pengertiannya aku perihal hubungan yang sudah aku miliki, mampu membuat kita menjadi sepasang yang kuat, harmonis dan memiliki jalan mulus hingga ujung. Ternyata tidak.

Dalam hubungan, terlalu pengertian bisa dianggap acuh, terlalu perhatian dianggap posesif. Aku mencoba menjadi sosok pengertian itu, padahal aku tak mengerti, berujung pada tengkar yang tak punya jalan keluar. Kamu berusaha diam, menghargai privasi dan karena kamu berfikir aku tak memiliki hak untuk melarang ini itu namun berujung pada keraguan.

Kita ini dianggap tempat pulang beberapa teman yang memiliki masalah dengan hubungan, tapi kita tak bisa selesaikan masalah dalam hubungan kita sendiri. Tapi yang paling lucu, kita masih mampu bersikap paling harmonis didepan orang-orang karena perihal urusan dapur hubungan kita punya prinsip yang sama, biarkan hanya jadi milik kita dan bagi ketika kita sudah mampu menerimanya.

Lalu suatu hari, kita berpikir untuk pergi, dan mencoba dengan orang baru. Kemudian kita sadar, ini bukan jalan keluar, ini adalah hal salah. Lalu kita bertemu pada satu titik yang sama. Kita seharusnya tidak hanya saling diam, tapi saling tanya, jawab dan bicara. Juga mencintai diri sendiri untuk mampu mencintai orang lain lebih baik lagi. Dan bukan hanya saling menyalahkan, tapi menyadari bahwa kita juga bersalah pada satu sama lain.

Ternyata banyak definisi yang kita baca, namun kita belum memahami bahwa pada prakteknya beberapa hal tidak tertulis rinci. Dan setiap pasangan selalu memiliki permasalahan sendiri. Dan komunikasi itu benar pentingnya.

Hingga denganmu adalah sebuah praktek dari artikel tentang bagaimana seharusnya hubungan dijalani dan bagaimana seharusnya sebuah hubungan berjalan. Jalan kita masih sangat panjang hingga ujung, masih banyak hal yang perlu kita pahami lagi, jadi, masih maukah belajar dan mengajari denganku di semester panjang berupa waktu di sebuah tempat belajar bernama kehidupan?

ADVERTISEMENTS

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Orang yang hidupnya ngalir seperti air, mencoba menjadi lebih bermakna