Mencari, menentukan, dan memantapkan pilihan untuk menikahinya sungguh merupakan “proses besar” bagi seseorang dalam mengarungi hidup kedepannya. Karena Tuhan sudah menetapkan dan kamu hanya perlu melakukannya dengan penuh keikhlasan bahwa semua ini adalah jalan hidup yang harus dilalui. Bukan sesuatu yang mudah bagi seorang wanita untuk bisa percaya dan setia. butuh lebih dari sekedar keyakinan dan kesabaran, mendampingi seorang pria dari titik awal perjuangannya. Dan aku harap kau mengerti, mendampingimu pada saat-saat sulit sudah lebih dari cukup dari bukti kesetiaan.

Untuk terus bersamamu, apa yang aku bisa selain setia. lima huruf sedernaha yang sedang aku perjuangankan sebagai bukti dari sebuah ketulusan. Tidak pernah berharap lebih, selain dari kesungguhan dan tanggung jawab atas apa yang sedang aku usahakan untuk hidup bersamamu. Ia, bersamamu hidupku akan terasa lengkap dan sempurna.

Advertisement

Perjuangkanlah aku sekuat yang kamu bisa, sehingga hati ini yakin jika setiaku bersamamu adalah hal yang benar. Bukan sesuatu yang percuma dan membuang-buang waktu tanpa hasil. Tidak untuk sekarang, tapi nanti kau akan tahu setelah aku tak ada lagi dismapingmu. Betapa bertartinya diriku sekarang ini, berharap itu semua tidak akan pernah terjadi.

Dari awal kita bertemu tidak pernah meminta sesuatu berlebih darimu. Bukan sosokmu yang membuatku jatuh hati, juga apa yang kau punya sehingga hati ini bisa merasakan nyaman. Ada sesuatu yang lebih dari itu, sehingga setiaku tidak hanya sekedar ucapan kata. Aku berada di sampu di saat-saat susah, berharap kau bersedia menemanimu setelah ada di puncak kebahagiaan.

Wanita hanya bisa menunggu, kau lah yang harus menentukan sikap atas apa yang kau pilih. Tidak harus menunggu mapan, dengan segala keterbatasan dalam kesungguhan pun aku  sudah sangat bahagia. Berjanjilah untuk tetap bersamaku dalam keadaan apapun, dan aku akan tetap menemanimu dalam kondisi apapun.

Advertisement

Setiaku bersama dengan usaha untuk terus memantaskan diri untukmu. Menjadi sosok yang bisa mendampingimu dengan baik dan wanita yang pantas dipanggil ibu oleh anak-anak kita. Dan jika raga ini mulai menua, berjanjilah padaku untuk tetap setia. karena tanpamu adalah ketiadaan yang mungkin tak bisa aku lalui.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya