Untuk kalian yang selalu bertanya kapan kisah cinta kami dimulai, bukan kami tidak ingin membagikan perasaan bahagia kami untuk pertama kalinya pada kalian. Kami hanya sadar bahwa kami pernah mengalami kisah yang salah, hingga kami takut untuk mengulanginya kesalahannya lagi.

Kami tahu bahwa banyak diantara kalian yang tidak pernah sedikitpun menyangka bahwa kami akan memiliki perasaan yang sama. Kala itu kami memutuskan untuk mengheningkan perasaan kami sampai waktu kita bersama akhirnya tiba, walau kadang dalam sudut hati kami yang paling dalam, masih ada ragu bahwa kisah ini akan menemukan akhir bahagia bersama atau sebaliknya.

Advertisement

Hingga akhirnya kalian tahu bahwa kami menyimpan perasaan hati-hati ini bersama. Kalian selalu bertanya mengapa kami sembunyi, kemudian kami tertawa geli. Kami tetap hati-hati menata hati kembali sambil berdoa semoga tidak lagi ada patah hati untuk kesekian kali.

Akhirnya episode kami berakhir di sini. Bukan kami tak bersedih akan sebuah perpisahan ini. Bertahun-tahun kami bersama dari titik nol hingga kami berada di puncak cita. Bertahun-tahun saling menguatkan ketika salah satu dari kami jatuh hingga kembali memungut sisa-sisa perca menjadi utuh.

Kini, izinkan kami berpisah dengan damai, menjalani perjalanan kami mendewasa bersama meskipun tak lagi seirama. Kami kembali bersembunyi atas perpisahan ini bukan tanpa beban. Kami hanya ingin orang-orang yang pernah menginginkan kami bersama selamanya tak ikut bersedih atas keputusan ini.

Advertisement

Biar pahit dan sakit kami rasakan berdua saja tanpa perlu diumbar karena kami yakin ini semua akan sia-sia. Kami pernah saling mencinta, mengagumi, hingga menjaga, kini saatnya kami kembali saling belajar dari kesalahan masa lalu, mengalah akan ego dari perasaan kami masing-masing. Tak perlu kalian bertanya alasan mengapa kami memutuskan mengakhiri episode terakhir ini.

Jika kalian berpikir keputusan ini karena salah satu dari kami tidak setia akan janji cintanya, biarkan kami simpan rapat cerita perjuangan ini. Jika kalian ada yang berpikir bahwa aku meninggalkannya hanya karena seseorang yang mapan, ketahuilah bahwa sejak dulu dia tidak memiliki apa-apa, aku tetap yakin bahwa kita bisa memeluk mimpi kita sama-sama dengan saling menggenggam tangan.

Hidup berputar, perasaan lambat laun akan hilang. Biarkan semua jadi kenangan dan pembelajaran bahwa kami pernah saling belajar bersama dalam episode perjalanan di dunia. Cepat atau lambat, kami akan menemukan jodoh kami masing-masing, menghapus semua kenangan yang bahagia serta sedih yang pernah dirasa berdua, kemudian menertawakan episode klasik itu di tempat yang berbeda.

Dalam hati kami masing-masing, kami berjanji untuk saling mendoakan satu sama lain. Kami berjanji untuk saling mendoakan supaya kami bisa lebih berbahagia melewati episode-episode baru kehidupan bersama manusia baru yang jauh lebih membahagiakan dengan genggaman tangan Tuhan, selamanya. Aamiin…

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya