Wuling Air Ev, Mobil Impian Kaum Muda yang Peduli Kelestarian Lingkungan

Awal September ini banyak pemilik mobil mengeluh, pasalnya harga BBM naik begitu tinggi. Naik tinggi jika barangnya ada, pengguna masih bisa membeli ya. Tapi di beberapa daerah, ada yang harus mengantri cukup lama untuk mendapatkan BBM. 

Di televisi dan juga berbagai media cetak maupun online pun lalu ramai pembahasan mengenai alternatif mobil yang tidak menggunakan bahan bakar minyak. Yup mobil listrik!

Mobi listrik, yang tidak menggunakan bahan bakar minyak, dinilai lebih hemat karena kalau daya baterai habis, tinggal menghubungkan charger ke sumber catu daya. Tak hanya itu, mobil listrik juga dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan mobil berbahan bakar minyak.

Sudah jamak diketahui, bahwa mobil berbahan bakar minyak akan bisa menimbulkan polusi udara, dari asap yang dihasilkannya. Polusi udara ini tidak hanya bisa merusak tubuh manusia, karena bisa mengganggu pernafasan bahkan menimbulkan serangan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Tapi polusi udara ini juga mengganggu lingkungan, karena merusak atmosfer bumi. Merusak lapisan ozon yang melindungi bumi dari paparan sinar matahari secara langsung. Akibatnya bumi menjadi semakin panas.

Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup kaum muda. Membawa botol minum sehingga bisa diisi ulang dibandingkan menggunakan botol plastik. Membawa tas belanja sendiri, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Penggunaan bahan yang bisa didaur ulang, mendukung ekonomi sirkular, adalah beberapa contoh gaya hidup kaum muda kini. 

Kalau dalam urusan transportasi, apa yang bisa dilakukan kaum muda untuk menjaga kelestarian alam, namun tetap bisa bepergian ke mana-mana tanpa hambatan?

Mobil listrik solusinya!

Mobil listrik bisa mengurangi polusi udara akibat emisi gas buang. Sehingga, udara menjadi lebih bersih. 

Namun disisi lain, mobil listrik juga membutuhkan daya listrik untuk mengisi baterainya. Sehingga jika pembangkit listrik buka berasal dari energi terbarukan, tetap saja dampaknya ke bumi belum signifikan. 

Jadi penggunaan mobil listrik baru akan membawa dampak besar bagi kelestarian lingkungan, jika pembangkit listrik sebagai sumber daya untuk baterai mobil listrik, berasal dari energi terbarukan (matahari, angin, air).

Nah, tentunya kamu nggak mau ketinggalan kan untuk berperan serta dalam menggunakan alat transportasi yang ramah lingkungan ini? Jika demikian, bisa nih melirik mobil keluaran terbaru dari Wuling, yaitu Wuling Air ev. Bagaimana Wuling Air ev bisa meminimalisir kerusakan lingkungan, bisa diperoleh informasinya melalui #HipweexWuling. 

Perlu Kamu ketahui bahwa Wuling Air ev ini merupakan mobil listrik pertama Wuling yang mengusung desain future-tech. Mobil ini punya fitur-fitur canggih sehingga menawarkan smart driving experience buat Kamu. Kemampuan ini akan membuat perjalanan terasa lebih mudah dan nyaman.

Wuling Air ev dilengkapi dengan IoV (Internet of Vehicle) atau Wuling Remote Control App. Dengan fitur ini, kita bisa mengendalikan mobil dengan menggunakan perintah suara. Dan perintah suaranya bisa dalam bahasa Indonesia lho. Beneran #ForABetterLife banget kan. Nggak perlu ribet tangan utak atik mengendalikan mobil, cukup menggunakan suara saja.

Ada juga fitur Easy Home Charging, sehingga kita bisa melakukan pengisian daya dengan mudah. 

Jadi buat kamu, yang mengaku kaum muda peduli kelestarian lingkungan, sudah saatnya beralih ke #DriveForAGreenLife dengan menggunakan mobil listrik Wuling Air ev.

 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis