Catatan MotoGP Mandalika: Masih Ada Beberapa Hal yang Menjadi Catatan

MotoGP Mandalika baru saja usai. Perhelatan ini menjadi sejarah bagi Indonesia, karena bisa kembali menjadi tuan rumah balapan motor kelas dunia ini. Namun, sayangnya ada beberapa hal yang masih menjadi catatan dan harus segera dibenahi.

Pertamina Grand Prix Indonesia atau MotoGP Mandalika diselenggarakan selama tiga hari. Mulai hari Jumat 18 Maret hingga 20 Maret 2022.

Ada 60 ribu penonton yang hadir untuk menyaksikan riders top dunia saling unjuk kecepatan di tanah Lombok. Mereka dihipnotis dengan melihat pembalap-pembalap favorit mereka menunjukkan kelihaiannya yang menawan. Ajang MotoGP Mandalika sendiri bisa dibilang berjalan dengan lancar, namun bukan tanpa catatan pada beberapa aspek.

Catatan gelaran MotoGP Mandalika

MotoGP Mandalika via www.instagram.com

Di balik animo yang besar, MotoGP Mandalika masih memiliki sedikit kekurangan, salah satunya adalah masalah kemacetan.

Akses jalanan menuju lokasi Sirkuit Mandalika yang kecil tidak mampu dilalui oleh banyaknya volume kendaraan. Selain itu, antrean penonton juga sangat panjang ketika akan memasuki tribun, pasalnya petugas memerlukan waktu yang cukup lama untuk melakukan screening tiket. Keadaan ini diperparah dengan cuaca panas yang menyebabkan sedikit kericuhan.

Masalah juga terjadi ketika balapan sudah usai. Shuttle bus tidak segera menjemput penonton, sehingga terjadi penumpukan penumpang.

Bagi penonton yang membawa kendaraan pribadi juga harus bersabar untuk keluar parkiran. Hal ini disebabkan karena hanya ada dua jalur yang membuat kemacetan selama berjam-jam.

Poin plus gelaran MotoGP Mandalika

Momen MotoGP Mandalika via www.instagram.com

Walaupun masih memiliki beberapa catatan kekurangan, gelaran MotoGP layak dipuji soal persiapan balapan. Salah satunya adalah, pengaspalan ulang lintasan yang dikerjakan tepat waktu.

Ketika tes pramusim di bulan Februari, banyak pembalap yang mengeluhkan mengenai lintasan yang kotor karena pembangunan tribun di tengah sirkuit dan pembangunan jalan di luar sirkuit.

Selain itu, aspalnya juga mengelupas karena tidak digunakan balapan selama dua bulan sejak gelaran WSBK. Keluhan tersebut segera direspon pihak Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dengan mengaspal kembali lintasan dan akhirnya tidak ada komentar lagi dari para pembalap.

Gelaran MotoGP Mandalika sendiri dimenangkan oleh Miguel Oliveira dari tim Redbull KTM Tech3. Kemenangan tersebut ia persembahkan kepada staf hotel tempatnya menginap.

Semoga catatan-catatan di atas menjadi perhatian bagi penyelenggara MotoGP Mandalika, dan segera melakukan pembenahan!

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.