Memilih pasangan hidup yang tepat itu penting, agar bangunan kokoh antara laki-laki dan perempuan sedari awal, dibangun dengan fondasi yang kuat, dengan komitmen yang jelas agar di kemudian hari hubungan yang telah dibangun, dapat bertahan dan tidak mudah rapuh ketika diterpa masalah. Kita pasti tidak mau, membangun sebuah hubungan yang rapuh, terombang-ambing dalam gelombang ketidakjelasan, ini cuma bikin capek hati dan membuang waktu kamu saja. Ada beberapa alasan mengapa kamu tidak harus bertahan dan akhirnya mengakhiri sebuah hubungan dan berkata “cukup sampai disini saja”. Bukan berarti kamu tidak memperjuangkan dan tidak bersungguh-sungguh, melainkan jika kamu bertahan maka akan berdampak buruk bagi dirimu sendiri. Alasan pertama kamu tidak harus bertahan adalah :

1. Orang yang dekat dengan kamu tidak tegas, plin plan.
Apa jadinya, jika orang yang dekat dengan kamu, dan kamu sayangi itu,dan yang kamu harapkan jadi pasangan hidup kamu, memiliki sikap yang tidak tegas, plin plan dan bikin bingung. Pasti kamu kesal, apalagi sich ini? Inginnya menjalin hubungan ke arah yang serius, tapi dia malah bikin kamu bingung. Coba perhatikan lagi, jika orang yang sedang menjalin hubungan dengan kamu, tapi hubungan yang kamu jalani disitu2 aja, bikin bingung, ga jelas, berarti kamu mesti menilik kembali, apakah layak kamu pertahankan dia? Belum menikah saja sudah begini, apalagi nanti, iya gak? Jika seseorang serius ingin menjalin hubungan yang sedang kalian jalani, maka dia pasti akan menunjukkan sikap yang serius, bertanggung jawab dan tidak main-main. Sikap yang serius, akan membuat kita dengan sendirinya yakin, bahwa dia adalah orang yang tepat dan kita butuhkan, sesuai untuk menjadi pasangan hidup kita.

Advertisement

2. Dia pergi tanpa alasan yang jelas, menghilang
Orang yang sedang pedekate dengan kamu pergi begitu aja, tanpa kabar, tanpa dapat kamu hubungi lagi, dia kenapa. Hal yang mesti kamu lakukan, cari tahu melalui teman, saudara atau keluarga dia, ada apa dengan dia, jika kamu sudah tahu, kenapa dia pergi begitu saja, putuskan apakah kamu layak mempertahankan dia di hidup kamu. Kalo ga layak, kenapa mesti bertahan dan memperjuangkan dia yang gak sedikit pun peduli dengan kamu? Sia-sia bukan, menghabiskan waktu pada orang yang sama sekali tidak mempedulikan atau malah dengan sengaja menghilangkan kita dari hidup dia.

3. Dia tiba-tiba menghindari kamu, susah berkomunikasi dan selalu sibuk sepanjang waktu.
Udah jelaskan, kenapa kamu tidak perlu mempertahankan seseorang seperti ini, yang selalu menghindari kamu dan tidak ingin bertemu dengan kamu, lebih baik kamu cari orang lain saja, yang peka, perhatian sama diri kamu dah tentunya lebih menghargai diri kamu dengan baik. Lelah kali guys, mesti mempertahankan hubungan yang sudah tidak dapat disatu kan lagi, bikin capek hati.

4. Dia pura-pura perhatian,tapi sebenarnya memberi harapan palsu.

Advertisement

Siapa yang tidak berbunga-bunga dan bahagia, jika orang yang sedang pedekate dengan kamu, selalu memberi perhatian, tapi ujungnya itu semua palsu. Manis di bibir, tapi lain dihati. Orang yang tidak jujur, pasti gelagatnya akan ketauan juga. Jadi guys, hati-hati aja dengan orang model ini, yang ada, cuma bikin sakit hati. Kalo kamu suka, bilang suka, kalo ga cinta, jangan bilang cinta. Yang jujur ya guys, kalo kamu cinta atau ga pada seseorang, jangan ngasih harapan palsu.

5.Dia bersikap seperti anak kecil, kekanak-kanakkan, dan selalu punya alasan yang tidak masuk akal dan bikin kamu mengernyitkan dahi.

Bagaimana jadinya jika pasangan kamu, masih bersikap seperti anak TK, tidak pernah dewasa, bahkan kamu mesti mengasuh dia seperti anak kecil.
Jika sebelum menikah sudah begini, bagaimana nantinya jika kamu menikah dengan orang yang seperti ini? Pasti makan hati tentunya. Padahal menikah bukan hal yang mudah, butuh kerjasama antara dua belah pihak untuk mewujudkan keluarga yang harmonis. Jadi, memilih pasangan yang tepat itu penting, agar tidak salah langkah.

Jadi, itu beberapa alasan mengapa kamu mesti bebas, menentukan pilihan yang lain dan tidak terjebak di kehidupan yang rumit dan merugikan dirimu sendiri. Boleh saja kita menyukai dan mencintai seseorang, namun sewajarnya saja tidak berlebihan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya