Ketika cinta datang tanpa pernah di sangka, ada banyak hal yang tak mampu untuk kita lakukan dengan nalar kita. Cinta memang bukan takdir tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang paling indah nan suci yang tak semua orang bisa merasakan keindahan dan kesuciannya. Begitulah kiranya yang aku fahami tentang cinta tanpa harus ada yang menjelaskan kepadaku. Arti itu tertanam dengan sendirinya tanpa terfikir untukku bahwa aku harus mencari tafsir cinta yang sesungguhnya.

Namun persetan dengan tafsir yang sesungguhnya ataupun tidak, yang aku tahu cinta hanya tentang kenyamanan dalam diri kita. Cinta yang bersemi di hatiku saat saat ini kepada seorang wanita tak pernah memandang dia cantik atau buruk, dia siapa dan dari mana tetapi cinta ini hanya mengenal nyaman ketika sedang bersamanya. Hati ini tak pernah berfikir dia itu memiliki kekurangan ataupun dia itu tak sempurna, akan tetapi hati ini selalu berkata bahwa aku nyaman ketika sedang bersamanya. Itu yang selalu aku rasakan setiap aku berjumpa dengannya dan teringat tentangnya.

Dia bernama Devi, cewek yang membuat aku nyaman ketika bersamanya, yang membuat aku rindu setiap saat dalam lamunanku. Jika aku seorang pangeran, mungkin aku akan mendapatkan dia untuk mendampingiku dalam kisah hidup ini. Bagiku, dia seperti seorang putri yang sangat sempurna dan mampu membuat semuanya menjadi nyaman dengan cinta. Dia seperti menjadi kekuatanku, dia seperti menjadi bagian yang tak akan pernah bisa terpisahkan dalam jiwa ini. Bahkan untukku dia seperti putri psyche yang datang untukku. Tetapi ada hal lain yang mungkin tak sepihak denganku, ada sesuatu yang menjadi jarak antara aku dan dia. Aku bisa merasakan itu dengan pandangan matanya yang berbeda setiap dia bertatapan denganku. Aku sangat mengerti dia, bahkan ketika dia sedang dalam keadaan sedih, seakan akan mata itu mengirimkan kabarnya kepadaku melalui tatapan itu.

Entah apa yang sedang terjadi, seakan ada orang yang tak sengaja yang menjadi orang ketiga, yang memaksakan jarak di antara kita. Devi, hari ini mungkin aku memang tak tahu tentang apa yang menjadi jarak antara kita, atau siapa yang menjadi jarak di antara kita. Akan tetapi, aku bisa merasakan hal itu dan aku juga yakin bahwa engkau juga menyadari hal itu. Engkau tak akan pernah bisa berbohong tentang itu, karena aku bisa memahamimu tanpa kau membantuku untuk memahami dirimu.

Benar saja, ketika aku mencoba untuk untuk mencari tahu tentang jarak yang aku maksud. Dan ternyata benar sesuatu yang sempat menjadi ketakutanku selama ini. Ternyata ada orang lain yang membuat kita tak pernah bisa selalu bersama. Yang awalnya aku kira orang itu akan membuat warna yang berbeda dalam jiwa, namun kenyataannya hanya membuat hati dan jiwamu juga sakit dengan kehadirannya. Ia tadak lain sahabatku sendiri, yang akhir akhir ini dekat denganku. Laki laki itu mampu membuatmu nyaman, tapi di sisi lain ia membuatmu sedih.

Advertisement

Aku tak mampu berfikir dengan nalarku mengapa engkau melakukan itu. Dev, banyak hal yang tak kamu tau tentang aku yang menyayangimu lebih. Mungkin sampai saat ini aku tak mampu memberikan kehangatan seperti yang kau dapatkan saat bersama dia. Tapi aku merasakan kesedihan dalam jiwamu, seakan kau sudah tak mampu lagi menjalaninya dan akupun juga tak bisa menyentuhmu.

Aku mungkin akan melakukan itu jika kau mau, tapi aku takut kau tersakiti lagi dengan hal itu. Aku hanya bisa berdoa untuk kebahagiaanmu dev, lantaran aku tak mampu untuk memberikan kehangatan di sampingmu. Sampai suatu saat nanti aku akan menyayangimu, hingga sayang itu mampu memberikan kehangatan dalam hidupmu