Terlalu sering ku dengar janji-janji belaka.

Terlalu banyak ku lihat mereka yang tersakiti atas janji-janji palsu yang mengatas namakan Tuhan mereka,yang membawa sumpah serapah untuk tetap mencintai seseorang. Jikalau aku mampu mengatakan nya langsung padamu agar berhenti membual dan memberikan janji palsu.

Advertisement

Yang ku inginkan adalah kamu setia padaku dan tak menatap sosok lain yang punya tampilan 'jauh lebih baik' di banding diriku. Aku memang sangatlah tak sempurna. Terlahir menjadi sosok apa adanya dan sikapku terlihat buruk hanya di depan mu,ku tunjukan diriku yang sebenarnya padamu agar kamu paham aku nyaman denganmu tanpa menggunakan sebuah "Topeng Kehidupan" Aku benci ketika orang-orang disekitarku membuat sebuah janji kemudian mereka tak menepatinya,mereka mengingkari kata-kata mereka,dan mereka menganggap janji tersebut hanyalah sebuah guyonan belaka.

Tolong berjanjilah padaku,meski aku sosok yang tak mampu menjanjikan banyak hal. Berjanjilah tuk menjadi sosok yang setia dan takkan pernah meninggalkan aku,meski aku belum mengetahui apakah kita berjodoh atau tidak menurut Tuhan. Tapi jikalau kita harus berpisah maka aku ingin kamu tetap setia. Mungkin saja kita hanya dipisahkan sementara karena sejujurnya hanya Tuhan yang mampu memisahkan kita dan juga Maut yang menjemput.

Sebelum Sang Maut menjemput salah satu dari kita maka berjanjilah tuk memperjuangkan diriku dan jangan tinggalkan aku. Meski kini kau katakan takkan mungkin tetap setia ketika sudah berpisah padahal dahulu kamu sangatlah manis di awal. Maka tolong ingatlah janji manis mu itu.

Advertisement

Pertahankanlah aku hingga kamu tak sanggup menahan kepergianku. Perjuangkanlah aku hingga titik penghabisanmu. Tunggulah aku hingga kamu lelah menungguku.

Cintailah aku hingga maut berkata "kalian harus berpisah" meski aku tahu kita belum tentu berjodoh.

Tunggulah kepastian dari-Nya meski ku tahu kamu takkan sanggup menunggu 1000 Tahun lama nya tapi setidaknya hingga akhir hayatmu. Karena aku telah berjanji pada diriku untuk tetap mengingat setiap kenangan indah yang kita buat,dan juga mengingat setiap kenangan pahit nan menyakitkan yang tak sengaja kau torehkan di hati dan pikiran ku.

Ku tunggu janji mu terpenuhi.

"Hitam Putih berlalu,Janji kita menunggu" – Isyana Sarasvati

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya