Apa sih gagal? Gagal atau kegagalan adalah saat di mana seorang tidak berhasil mencapai apa yang dia inginkan, dia targetkan, atau dia cita-citakan. Gagal, bicara soal gagal tidak ada seorang juga yang ingin berjumpa dengan kegagalan. Tapi mau atau tidak, terima atau enggak, akan ada kalanya dimana kita berjumpa dengan kegagalan.

Gagal itu satu paket dalam hidup. Lho? Lah, iya. Sekarang gini deh, emang ada yang tidak pernah berjumpa kegagalan sama sekali? Jawabnya tidak ada. Bahkan manusia sejenius Albert Einstein pun pernah mengalami kegagalan. Kegagalan adalah penyebab tidak jadi sukses? Salah! Salah jika kalian ada yang berangapan demikian. Karena sejatinya bukan gagal yang menghambat atau membuat kita tidak jadi sukses, ingat bukan gagal. Bukan gagal, tapi sikap kita dalam menghadapi kegagalan yang menentukan hasil akhir. Sekarang begini, kamu sudah gagal di awal lalu kamu menyerah? Lantas kamu berpikir gagal yang menghalangi langkah kamu. Kamu salah, salah besar. Bukan gagal, tapi sikap kamu. Iya, sikap kamu. Sikap mudah menyerah kamu. Kamu berharap sukses, bagaimana bisa? Wong kamu saja belum apa-apa sudah menyerah.

Advertisement

Hei, kamu ingin sukses? Bijaklah dalam menyikapi setiap kegagalan dalam hidup. Jangan baru gagal sekali sudah frustasi, sudah putus asa, dan merasa Tuhan tidak adil. Padahal nyatanya tidak begitu. Kamu manusia yang punya akal pikiran bukan? Lantas mengapa kamu begitu. Bisa saja gagal adalah salahmu sendiri, salahmu yang tidak mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Salahmu yang tidak mempertimbangkan baik, buruknya dengan benar. Mungkin perjuanganmu itu belum ada apa-apanya, mungkin kamu terlalu malas berusaha tapi mengharap hasil terlalu tinggi. So, kalau begitu salah siapa? Ya, salahmu. Usaha saja malas, tapi berharap hasil gemilang.

Kamu gagal? Bangkitlah! Dan katakan dengan tegas, "Tidak apa, ini adalah bagian dari proses." Lalu melangkahlah, bangkit dan songsong masa depan.

Gagal itu bukan berarti kamu tidak bisa, bukan berarti kamu bodoh, bukan berarti kamu payah. Gagal itu wajar, wajar karena gagal adalah bagian dari proses menuju jalan sukses di masa nanti. Orang hebat tidak terlahir dari proses yang sederhana tapi mereka lahir dari sebuah proses besar. Sukses hadir kala kita dapat menyikapi kegagalan dengan bijak, dengan benar. Lihatlah kegagalan sebagai hal positif. Ya, karena hadirnya tidak selalu berbuah negatif, tidak selalu bersama hal negatif. Seharusnya gagal membangkitkan semangat, bukan mengendorkan semangat. Seharusnya, gagal membuatmu berlari mengejar mimpi, bukan malah membuatmu mundur secara perlahan.

Advertisement

Ubah putus asa jadi semangat. Ubah frustasi jadi prestasi. Ubah kegagalan jadi keberhasilan.

Akan ada hasil gemilang bila kamu gigih. Akan ada gemerlap dari setiap usahmu. Akan ada kata sukses setelah gagal. Ingatlah selalu bahwa Tuhan tidak akan menyianyiakan hambanya yang mau berjuang, berjuang dan berusaha. So, kapan kamu mau kembali melangkah? Atau kamu mau tetap seperti ini. Terpuruk hanya karena berjumpa dengan kegagalan untuk pertama kalinya. Kamu payah. Iya, kamu payah! Payah karena tidak siap berproses jadi manusia hebat.

Kamu adalah yang menentukan langkahmu, dan kamu bebas mengambil pilihan apapun. Apapun yang kamu pilih adalah hakmu, karena kamu adalah yang paling berhak menentukan arah hidupmu. Tetap melangkah atau mundur perlahan semua tergantung dirimu, tergantung kamu mau memilih yang mana. Tidak ada yang bisa mengahalangi pilihanmu, karena kamu adalah yang paling berhak. Tapi, ingatlah sukses atau tidaknya kamu itu bergantung pada pilihanmu. Mau berhasil, atau tetap, bahkan lebih buruk dari sekarang pun adalah pilihanmu. Jangan menyesal, dan salahkan keadaan bila nanti kamu gagal dan tidak jadi apa-apa. Karena semua salahmu, salahmu yang tidak bisa bersikap dan menentukan langkah dengan baik. Gagal sepaket dengan hidup, gagal adalah bagian dari proses.

So, siaplah berproses menjadi manusia hebat yang sejatinya terlahir sebagai pemenang. Gagal? Tidak masalah, gagal adalah bagian dari perjalananmu dalam berproses menjadi manusia hebat. Bersusah-susah sekarang dan kamu akan bahagia nanti. Salam sukses! saya sukses, kamu sukses, kita sukses bersama ya? Siap berproses? Siap!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya