Aku masih belum sepemberani Khadijah yang berani memulai iktikad dahulu kepada Rasulullah. Aku juga masih belum sesabar fatimah yang tegar menunggu sayyidina Ali. Karena Aku perempuan biasa masa kini yang berproses menjadi baik dengan penuh liku kehidupan.

Rasanya untuk menjelaskan apa yang dirasa di hati, cukup rumit jika memang keberanian dan kejelasan tak kunjung ditemukan. Pepatah bilang, perempuan mampu menyembunyikan perasaannya namun tak cukup mampu menampung cemburunya. Dear cowok, inilah rasanya jika perempuan jatuh cinta ?

1. YA ALLAH, aku harus bagaimana?

Pertanyaan itu selalu muncul, bingung dan harus bagaimana memulainya. Kerana saat wanita jatuh cinta, sungguh basah prasangkanya dan dunianya. Wanita memang makhluk lembut dan memikirkannya melalui hatinya. Jika keberanian tak serta menyertai dan kejelasan tak kunjung bersambut. Hanya senyum sejuk lalu berkata "semuanya akan baik – baik saja" inilah jawaban yang paling solutif untuk sekedar menenangkan hati.

Advertisement

Dan kamu bagi laki – laki, janganlah pernah untuk berkeinginan untuk menjadi "Rangga" dalam AADC yang berharap si cinta menunggunya dalam ratusan purnama dan pergi tanpa sebab penjelasan serta datang ditanpa permisi. Beruntung si cinta memiliki sejuta cinta yang melangit masih sabar dalam penantian 9 tahun. Tangguh yah? pertualangan cinta si Cinta ?

2. Menyibukkan dengan hal bermanfaat sembari menunggu dan memantaskan

Jika memang cinta, Ya ALLAH mampukanlah kami menuju ridho-MU dan persatukan kami dalam caraMU. Menunggu memang tak akan habis perkaranya jika memang yang dituju tak segera bersambut. Sembari menunggu jawaban dariNYA dan mengetuk pintu – pintu langit, bersibuklah dengan hal – hal yang bermanfaat. Karena masalah si cinta memang tak akan habis dalam satu purnama saja, memikirkan pun tak akan menjadi solusi. Bisa jadi si rangga memang menunggu waktu yang tepat, atau membeli sebongkah berlian dulu untuk mempersiapkan (solusi dari Bang Toyip). Jadi bersibuklah dengan hal – hal yang mampu mengembangkan hal – hal positif, kalau pun jodoh semoga bersambut dengan caraNYA.

3. Perlukah "kode"?

Di jaman yang sekarang memang ada istilah sekarang "KODE". Bukan kode untuk istilah kepramukaan memang. Tapi ini kode untuk memberikan sinyal – sinyal kepada "orang" untuk menjelaskan apa yang dirasakan. Memang tak semua banyak laki – laki yang peka atau memang laki – laki butuh untuk dikuatkan dijelaskan terselebih dahulu biar semakin kuat dalam melangkah. Namun hati – hati rawan dari kode adalah jika memang tidak peka atau memang takutnya berpikiran itu ke orang lain. Karena isi dan pikiran hati siapa yang mampu menebak.

Advertisement

Sulit memang menjekaskan masalah perasaan hingga buku – buku dan quote cinta pun menjamur dan menjadi berbincangan yang paling laris. Namun Kembalikan saja semuanya padaNYA dan lebih baik lagi taruhlah dalam setiap doa – doamu, dalam doa setelah sholat malammu. Semoga cara yang baik akan berbalas dengan KaruniaNYA. INSYAALLAH akan indah pada saatNYA.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya