Tukak lambung merupakan sebuah kondisi lambung yang juga dikenal dengan istilah PUD atau peptic ulcer disease di mana ada luka yang terjadi di bagian usus duodenum maupun lambung dikarenakan tidak adanya keseimbangan antara faktor agresif serta faktor pelindung/defensifnya. Faktor defensif di sini meliputi aliran darah mukosa, bikarbonat, produksi prostaglandin serta gastric mukus, sementara faktor agresif meliputi infeksi bakteri Helicobacter pylori, pensin serta sekresi asam lambung.

Bagi yang belum jelas, intinya tukak lambung ini adalah sebuah penyakit yang bertempat di saluran pencernaan dengan tanda adanya kerusakan mukosa lambung yang disebabkan oleh produksi prostaglandin yang menurun, berlebihannya sekresi asam lambung, serta H. Pylori yang menginfeksi.

Advertisement

Tentunya banyak orang akan menganggap bahwa stres dan makan makanan pedas adalah penyebab utama dari munculnya luka pada lambung. Namun hal tersebut tidaklah tepat karena makanan tertentu serta stres hanya menjadi faktor yang meningkatkan keparahan gejala. Jadi, apa saja gejala lambung luka yang harus diwaspadai?

1. Nyeri Perut

Saat lambung Anda luka, otomatis akan ada rasa sensasi seperti sedang ditusuk-tusuk, atau bahkan sensasi terbakar. Apabila rasa nyeri itu dibiarkan, tubuh tak akan bisa menahannya lagi sehingga nyeri dan keadaan lambung pun menjadi semakin parah. Ketika kondisi lambung yang luka sudah pada tingkat akut, rasa sensasi terbakar akan lebih terasa ketimbang sensasi tertusuknya. Sebelum terlalu menyiksa, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter dan mendapat penanganan serta resep obat dokter secepatnya.

Advertisement

2. Mual dan muntah

Rasa mual disertai muntah umumnya terjadi pada mereka yang mengalami gangguan pencernaan. Saat mengalami mual dan muntah sebaiknya beristirahat. Memaksakan untuk tetap beraktivitas, hanya akan membuat gejala mual dan muntah yang dialami semakin parah. Sakit pada lambung adalah ketika lambung mengalami luka. Jika tetap mengonsumsi jenis makanan asam dan pedas, maka sakit di lambung akan semakin parah. Pada tingkat yang telah parah juga dapat menjadi penyebab muntah darah.

3. Perut Kembung dan Tidak Nyaman

Ada rasa tak nyaman dan seperti kembung saat lambung terluka di mana ini diakibatkan oleh asam lambung yang naik dan bisa mengakibatkan perut terasa penuh. Saat kenaikan asam lambung, gas yang terlalu banyak ada pada perut dan akhirnya berkumpul dan inilah yang disebut sebagai penyebab perut kembung. Anda bisa mencari cara mengatasi perut kembung sendiri, atau langsung ke dokter apabila semakin terganggu dengan keadaan tersebut.

4. Nafsu makan berkurang

Menurunnya nafsu makan seseorang dapat disebabkan oleh gejala sakit lambung. Makan merupakan salah satu cara nutrisi bisa masuk ke dalam tubuh. Nutrisi diperlukan untuk menunjang kesehatan seseorang. Nutrisi yang berkurang tentu akan berdampak buruk sehingga kesehatan tubuh menurun.

5. Tenggorokan Sakit

Ketika tenggorokan rasanya sakit, ini adalah kondisi yang biasanya mengacu pada penyakit flu dan batuk. Tapi ternyata tak selalu sakit tenggorokan itu menjadi gejala batuk, karena ini dapat menandakan adanya luka pada lambung Anda. Ketika rasa sakit muncul, tenggorokan pun tak mampu berfungsi secara maksimal.

Rasa sakit akan begitu mengganggu sehingga ketika menelan makanan pun menjadi tak nyaman. Rasa sakitnya memang sama seperti ketika Anda mengalami radang tenggorokan atau panas dalam sehingga memang agak sulit membedakannya. Namun ketika Anda mengalaminya selama berhari-hari, Anda bisa memeriksakan diri agar jelas penyakit apa yang sedang terjadi.

6. Air Liur Berlebihan

Saat lambung terluka, keluarnya air liur bakal lebih dari biasa dan normalnya, alias jauh lebih cepat dan banyak. Bila ini terjadi pada Anda, apalagi disertai dengan rasa tak nyaman di perut, tentu Anda sudah bisa menebak bahwa ini merupakan gejala dari adanya lambung bermasalah. Biasanya, khusus gejala ini akan dialami oleh seluruh penderita lambung luka. Pada mulut kita, air liur sendiri merupakan zat untuk membersihkan bagian dalam mulut kita secara alami sehingga segala sisa makanan dan kuman yang bersarang dapat dihilangkan.

7. Penurunan Nafsu Makan

Luka di lambung menyebabkan nafsu makan seseorang menurun juga karena rasa sakit dan kembung yang begitu menyiksa. Perut akan selalu terasa kenyang sehingga tak ingin makan walaupun yang di hadapannya adalah makanan favoritnya. Kesehatan tubuh otomatis dapat menurun juga karena tubuh tak ternutrisi dengan baik akibat kurang diisi.

8. Bau Mulut

Bau mulut bisa jadi datang sebagai akibat dari adanya luka pada lambung Anda. Mungkin bau mulut lebih cenderung terjadi saat gigi sedang berlubang atau efek mengonsumsi makanan tertentu, tapi lambung yang luka juga bisa menjadi masalah bagi mulut Anda. Bau tak sedap dapat keluar dari mulut para penderita luka lambung.

Itulah beberapa gejala atau ciri-ciri dari luka lambung yang harus diwaspadai. Semoga bermanfaat dan menjembatani kesembuhan anda aamiin.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya