Penjelasan Indera Keenam Dalam Pandangan Islam. Simak Nih Biar Kamu Nggak Salah Paham!

Akhir-akhir ini berkembang sebuah fenomena pada anak-anak yang disebut indigo. Anak-anak ini diklaim memiliki kelebihan yang tidak normal. Kadang mereka dianggap memiliki kemampuan melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat orang biasa. Mereka juga disebut-sebut memiliki indra keenam yang bisa melihat masa lalu, mengetahui kejadian masa depan, serta melihat atau berinteraksi dengan mahkluk ghaib.

Advertisement

Bagaimana pandangan islam terhadap indigo? Apakah benar anak tersebut mempunyai kemampuan supranatural atau hanya tipu daya jin yang mencoba menganggu bani adam sejak mereka dilahirkan? Apa saja gangguan yang bisa dilakukan setan kepada anak-anak dan bagaimana cara menghindarinya?

Indigo adalah sebuah khas orang Indonesia terhadap anak-anak yang mempunyai kemampuan supranatural, anak indigo dianggap mampu berkomunikasi dengan jin, melihat penampakan gaib disekitarnya, bahkan ada yang menganggap anak indigo mampu meramal kejadian masa depan dan menebak masa lalu seseorang.

Selain itu tingkat kecerdasannya dianggap di atas rata-rata sehingga pemikiran atau daya konsepnya luar biasa atau dapat menguasai banyak bahasa bahkan tanpa belajar. Sebenarnya dikalangan para ahli anak indigo masih menjadi kontroversi.

Sebagian menganggap indigo adalah sesuatu yang nyata sementara yang lain menganggapnya sebagai hal yang semu, mereka menganggap tidak ada satu bukti penelitian pun yang membuktikan secara sains tentang kelebihan yang dimiliki oleh anak indigo. Lalu bagaimana pandangan ajaran Islam terhadap fenomena ini?

Kenyataannya memang ada anak-anak yang memiliki sifat yang disebut anak indigo tersebut, cukup banyak kisah dan kejadian nyata yang mendukung fenomena tersebut. Hanya saja anak-anak yang seperti itu di dalam pandangan Islam bukanlah sebuah kelebihan melainkan sebuah kelainan atau penyimpangan yang bisa disembuhkan.

Advertisement

Sebagian besar ulama berpendapat anak-anak yang dikatakan indigo tersebut sebetulnya berada dalam gangguan jin sehingga ia bisa menyaksikan hal-hal yang diluar kemampuan normal manusia, meskipun seorang anak kecil yang belum baligh atau belum dicatat oleh Allah SWT amalnya bukan berarti ia bebas dari gangguan setan. Jika ada anak kecil yang mampu melihat apa yang tidak bisa dilihat orang biasa maka kemungkinan yang dilihatnya adalah jin.

Pada dasarnya manusia memang tidak melihat jin pada wujud aslinya, tetapi ia bisa menjelma menjadi wujud lain sehingga bisa terindra oleh manusia. Baik dengan dilihat, didengar, atau diraba. Hal seperti ini juga beberapa kali terjadi pada sahabat Rasulullah SAW. Diantaranya pada kasus Ubay bin Ka'ab Radhiallahu 'anhu, di mana ia menangkap jin yang mencuri makanannya. Kejadian yang sama juga pernah dialami oleh Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu, beliau menangkap jin yang mencuri makanan zakat fitrah.

Jika benar anak Indigo melihat jin, bukan berarti karena ia memiliki kemampuan khusus, namun karena jin lah yang menampakan diri kepadanya. Bukan hanya gangguan seperti itu yang bisa dilakukan jin, bahkan jin juga bisa merasukinya.

Hal ini juga pernah terjadi di masa Rasulullah SAW. Sebagaimana diceritakan oleh Imam Ahmad dalam musnadnya yang diceritakan oleh sahabat nabi Ya'la bin Marrah ia mengisahkan bahwa suatu ketika ia sedang melakukan perjalanan bersama Rasulullah SAW.

Di tengah perjalanan mereka melewati seorang wanita yang sedang duduk bersama anaknya yang masih kecil, wanita tersebut mengatakan kepada Rasulullah bahwa anaknya menderita penyakit aneh dan dalam sehari bisa kambuh beberapa kali rasul pun meminta wanita tersebut agar memberikan anaknya kepadanya. Wanita tersebut membawa bayinya kepada Rasulullah, kemudian beliau membuka mulut anak itu lalu meniup ke dalamnya sebanyak tiga kali lalu membacakan bismillah.

"Aku adalah Hamba Allah enyahlah engkau wahai musuh Allah", kemudian beliau menyerahkan kembali bayi itu kepada ibunya dan mengatakan agar ia kembali menemui beliau di tempat tersebut, agar beliau bisa memeriksa kembali kondisi anak tersebut.

Dan ketika Rasulullah SAW dan para sahabatnya lewat di tempat tersebut, wanita yang kemarin sudah menunggu mereka dengan membawa tiga ekor kambing. Wanita tersebut mengatakan bahwa ia tidak lagi merasakan sesuatu yang aneh pada anaknya, dan ia memberikan kepada rasulullah tiga ekor kambing tersebut. Anak indigo siapapun dia tetaplah manusia biasa, ia tidak akan melampaui batas kemampuannya sebagai manusia. Allah SWT berfirman :

Katakanlah "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah (QS. An Naml: 65)

Semua kemampuan yang terkait dengan hal ghaib sejatinya tidak mungkin dimiliki oleh manusia selain nabi yang mendapat wahyu dari Allah

(Dialah Allah) yang mengetahui perkara ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada Rasul yang diridhai-Nya (QS. Al Jin: 26-27)

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

12 Comments

  1. yupz setuju…. mereka yang ngaku ngaku bisa liat hantu itu sebenernya cari sensasi aja atau sekedar pengen dianggap punya keistimewaan

CLOSE