Bertahan..

Entah sampai kapan aku bisa bertahan dengan keadaan yang penuh dengan ketidak pastian. Selama ini aku sudah menggantungkan semua harapan padamu, sang wanita impian. Tapi sampai saat ini kau belum juga memberikan sebuah jawaban. Apa semua yang aku lakukan selama ini belum bisa membuktikan keseriusanku padamu? Sehingga hanya membuatku lama menunggu kepastian darimu.

Aku tahu, pasti semua ini karena masa lalumu sehingga kamu belum bisa membuka hatimu untuku. Aku tahu dulu kau sudah disakiti, dibohongi dan dikhianati oleh pria yang tidak memiliki hati. Tapi ketahuilah, aku bukanlah dia. Aku bukanlah pria yang tidak memiliki hati seperti dia, masa lalumu. Aku adalah pria yang tulus menyayangi dan mencintaimu. Aku akan menjaga dan membahagiakanmu dengan sepenuh hatiku. Terimalah aku sebagai pendamping hidupmu. Sambutlah cintaku dengan hati yang tulus dan akan aku pastikan kebahagiaan yang akan aku berikan untukmu. Percayalah padaku, aku bukanlah pria yang sama seperti masa lalumu. Aku mohon padamu, percalah padaku.

Menunggu..

Sampai kapan aku harus menunggu kepastian darimu? Sampai kapan aku harus menunggumu untuk menyambut cintaku? Jika memang aku harus sabar menunggu, pasti akan aku lakukan. Karena aku berharap suatu saat nanti kamu akan menyadari bahwa aku menyayangi dan mencintaimu tulus dari hati. Tapi aku mohon padamu, jangan memberiku waktu yang lama untuk menunggumu. Jujur, saat ini aku sudah mulai bosan dan jenuh karena terlalu lama menunggumu. Menunggu kepastian darimu.

Advertisement

Aku tidak memaksamu untuk menerimaku. Aku tidak memaksamu untuk mencintaiku. Tapi tolong, berikan kepastian untuku. Jika memang diri ini tak layak dicintai olehmu, tolong katakanlah terus terang padaku. Jangan terus memberiku harapan semu. Jika aku memang bukan pilihan hatimu, ijinkanlah aku mencari hati yang baru. Hati yang bisa menerimaku. Hati yang menyayangi dan mencintaiku sepenuh hati. Hati yang akan menemani hingga akhir hayat nanti. Karena aku yakin, bahwa aku masih layak untuk mencintai dan di cintai.

Aku bertahan disini, menunggumu. Karena aku masih berharap kamu akan menyadari bahwa cinta yang kumiliki tulus dari hati. Berharap semua yang aku imipikan selama ini akan menjadi kenyataan. Tapi aku tidak tahu sampai kapan aku bisa bertahan di sini untuk menunggu kepastian darimu. Suatu saat nanti pasti akan tiba saatnya untuku berhenti menunggumu di sini. Karena hati ini tak kan bisa menunggumu untuk selamanya. Aku mohon padamu sekali lagi, berikanlah aku kepastian dari penantian yang panjang ini. Jika kamu masih memiliki hati. Aku yakin kamu tidak akan menyiksaku dengan cara seperti ini. Sekali lagi aku katakan padamu,

” Aku menyayangi dan mencintaimu dengan tulus. Aku pun akan menjaga dan membahagiakanmu dengan sepenuh hati. Masa lalu biarlah berlalu. Mari kita menulis kisah yang baru. Percalah padaku aku bukanlah dia, masa lalumu.”