Mungkin anda sendiri paham ada banyak alasan mengapa Anda saat ini belum juga mendapat pekerjaan. Baik itu kondisi ekonomi yang sedang kurang kondusif atau perkara timing yang kurang tepat, sadarlah bahwa nilai diri sebagai individu tidak terikat pada perusahaan bahkan pekerjaan dan sedikit kemunduran dalam hidup lazim terjadi. Rasa sedih dan mengasihani diri sendiri memang normal dalam situasi ini, namun jika Anda ingin segera bounce back, alih-alih terus memikirkan tentang alasan dan sumber masalah, coba fokus pada solusinya.

Daripada terus menerus berkubang dalam kesedihan dan depresi berkepanjangan, selagi mencari dan menunggu, mengapa tidak mencoba beberapa tips-tips ini?

Advertisement

1. Mencoba Cold Email

Pernah dengar tentang cold email? Cold email adalah email yang umumnya dikirimkan ke petinggi perusahaan potensial bahkan jika perusahaan tersebut tidak sedang mengiklankan lowongan pekerjaan. Fungsi utama cold email adalah untuk memberi Anda sejenis perkenalan dan jika beruntung, sebuah peluang. Bedakan cold email dengan cover letter, ya. Anda sebaiknya tidak dengan gamblang meminta untuk dipekerjakan. Mungkin Anda bisa menceritakan sedikit tentang keahlian Anda atau ide solusi untuk perusahaan tersebut. Yang penting Anda harus ingat kalau Anda pada dasarnya adalah orang asing yang mengirim email tanpa diminta dan mereka berhak tidak mengindahkan, jadi jangan membombardir mereka bila tidak diacuhkan.

2. Aktif di Social Media

Advertisement

Ya, LinkedIn memang merupakan social media yang ditujukan untuk kaum profesional, tapi coba perlebar lingkup Anda hingga ke media lain, seperti Facebook, Twitter, dan bahkan Instagram. Banyak perusahaan yang memiliki laman online untuk berinteraksi dengan konsumer, jadi coba manfaatkan media tersebut untuk menangkap perhatian mereka. Ingat, jangan malah membuat mereka ilfeel dengan terus menerus mengirimkan permintaan lowongan kerja. memberi komentar yang relevan, pertanyaan cerdas, atau bahkan saran membangun. Anda juga dapat menyematkan hashtag yang akan menarik perhatian perusahaan sekaligus memudahkan rekruiter untuk menemukan Anda.

3. Sering-Sering Bersosialisasi

Ini juga penting karena Anda hidup di dunia tidak sendirian dan usahakan agar Anda jangan selalu menyendiri karena mengobrol dan curhat dengan teman bisa membuat Anda tidak terlalu tertekan. Siapa tahu dengan banyak berbaur, Anda juga bisa mendapat info lowongan kerja baru, misalnya yang tidak diiklankan seperti jenis pekerjaan di poin kami selanjutnya.

4. Mempertimbangkan Kerja Paruh Waktu

Sudahkah Anda mencoba kerja paruh waktu? Maksud kami bukan hanya kerja freelance biasa, namun sebagai pegawai kontrakan. Kadang kala perusahaan tidak punya urgensi sampai harus membuka lowongan, tapi mereka mungkin sedang butuh bantuan sementara. Nah, tidak ada salahnya Anda mencoba mencari tahu jika perusahaan berminat untuk mempekerjakan Anda dengan basis kontrak. Kami sama sekali tidak bermaksud meminta Anda merendahkan standar, namun ada kalanya Anda perlu melihat keadaan dari sudut pandang lain dan menimbang segala peluang yang tersedia.

5. Intropeksi Diri

Seperti yang telah kami sebutkan di atas, ada banyak alasan mengapa Anda tidak kunjung mendapat pekerjaan dan bisa jadi alasannya bersifat internal. Pastikan CV dan cover letter Anda tidak bermasalah dengan meminta pendapat dari teman atau anggota keluarga yang lebih berpengalaman. Selalu mandek di sesi wawancara? Coba biasakan untuk selalu menanyakan saran dan kritik pada interviewer di akhir wawancara.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya