Meraih dan mendapatkan sesuatu yang lama kita impikan rasanya memang membahagiakan. Merasa bangga atas usaha yang sudah kita kerahkan untuk mendapatkannya. Merasakan kepayahan di awal terbayar lunas oleh hasil yang didapatkan.

Lalu setelah berhasil mendapatkan, bagaimana rasanya? Apakah masih sama dengan saat belum mendapatkan? Tentu saja berbeda. Pasti rasanya akan biasa saja setelah kita berhasil meraih yang kita impikan. Pasti sesuatu itu tak semenarik saat kita berjuang untuk meraihnya dulu. Perasaan senang dan bahagianya tak mungkin akan terus ada.

Advertisement

Karena sejatinya manusia memang tak pernah puas.

Hakikatnya adalah bagian terbesar dari mimpi dan cita-cita bukan terletak pada raihannya tetapi pada kepayahan perjuangannya. Bukan pada apa yang didapat tapi pada proses yang sudah terlalui demi meraihnya. Karena sejatinya selama proses itu pasti ada secercah hikmah yang mampu mendobrak semangat kita untuk terus berjuang. Pasti ada sejumput pelajaran yang mampu kita ambil sebagai bekal perjalanan berikutnya.

Maka itu, jangan pernah diam dan merasa putus asa dengan setiap mimpi yang ingin kita kejar. Karena diam itu mematikan. Diam itu mematahkan. Teruslah bergerak. Karena bergerak itu menghidupkan. Bergeraklah. Rencanakan sesuatu. Lakukan sesuatu. Siapa tahu apa yang kamu lakukan mampu memotivasi orang lain. Hasilkan sesuatu. Siapa tahu karyamu memotivasi orang lain. Terus langkahkan kakimu. Siapa tahu dia akan membawamu semakin dekat dengan mimpimu.

Advertisement

Lagi, puncak dari mimpi adalah saat kau mampu menjadi bermanfaat bagi orang lain.

Kepuasan batinmu akan tercukupi kala kamu mampu menolong orang lain dengan usaha dan karyamu. Jadikan itu sebagai motivasi dalam mimpimu. Mampu menjadi manusia bermanfaat haruslah menjadi cita-cita tertinggimu. Agar kemalasan tak mudah menggoyahkanmu. Karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain.

Membacalah saat kau bosan menulis. Mendengarlah saat kau bosan membaca. Jadikan setiap waktumu berharga dengan terus bergerak. Mencari inspirasi dan motivasi. Jangan biarkan waktumu berisi kekosongan dan kesia-siaan. Jangan biarkan hidupmu hanya berisi angan-angan tanpa tindakan.

Saat sulit melakukan kebaikan-kebaikan dan amalan-amalan, maka jalan satu-satunya adalah dengan tetap memaksa diri untuk melakukannya.

Percayalah setiap yang kita lakukan akan dimintai pertanggungjawabannya kelak.

"Sesungguhnya pendengaran, penglihatan & hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya." (QS. Al Isra’: 36)

"Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya, (disediakan) pembalasan yang baik. Dan orang-orang yang tak memenuhi seruan Tuhan, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yang ada di bumi & (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu. Orang-orang itu disediakan baginya hisab yang buruk & tempat kediaman mereka ialah Jahanam & itulah seburuk-buruk tempat kediaman." (QS. Ar-Ra’du:18)

Selamat berkarya dan menginspirasi…

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya