Artikel ini adalah cerita tentang pengalaman travelling saya dan keluarga ke salah satu kota terbaik dan merupakan kota bersejarah di benua Eropa, yakni kota London, pada Juli 2015. Kota London menjadi salah satu kota besar di Eropa yang menjadi tujuan para turis untuk berlibur.

London memanjakan para turis dengan system transportasinya. Kota ini menyediakan Oyster Card, semacam e-money untuk membayar segala jenis transportasi. Alternatif lainya adalah one day travelcard, kartu pembayaran yang berlaku hanya satu hari. Jika memiliki waktu terbatas di London, cukup membeli paket city tour dengan sistem hop on hop off yang berhenti di titik-titik pariwisata.

Advertisement

London memiliki tempat yang punya nilai sejarah unik seperti Buckingham Palace, Big Ben, Westminster Abbey, St Paul’s Cathedral, Tower of London, Tower Bridge. Di Buckingham Palace, kalian dapat menyaksikan seremoni pergantian penjaga pada waktu-waktu tertentu. Seremoni ini selalu ramai dikunjungi para turis. Jadi persiapkan waktu sebaik mungkin agar tidak kehilangan posisi-posisi yang terbaik untuk melihat tradisi unik ini yang juga dilakukan di Kanada, India, Malaysia.

Abbey Road, yang juga terkenal dengan adalah jalan yang wajib dikunjungi oleh semua penggemar The Beatles. Jalan ini terletak di dekat stasiun bawah tanah St. John’s Wood. Hati-hati, jangan sampai tersasar karena terdapat stasiun yang bernama Abbey Road. Ingat, stasiun yang terdekat dengan jalan penyebrangannya The Beatles adalah St. John’s Wood, bukan Abbey Road.

Jika ingin menikmati ruang-ruang terbuka di London, kalian dapat mengunjungi Trafalgar Square, Picadilly Circus, Hyde Park, dan St James’ Park. Di Hyde Park terdapat sungai kecil. Di dalamnya kalian dapat menemukan angsa dan bebek yang lucu. Tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama kakek atau nenek kalian.

Advertisement

London juga surganya para penggemar olahraga. Terdapat beberapa stadion sepak bola yang dapat dikunjungi dengan mudah. Misalnya Stamford Bridge, kandang bagi klub sepakbola Chelsea, Stadion Emirates milik klub sepakbola Arsenal, dan juga Stadion Wimbley, yang merupakan stadion nasional milik Inggris dan untuk sementara ditempati sebagai kandang klub sepakbola Tottenham. Jangan lupa pesona Stadion Wimbledon.

Jika anda penikmat seni lukis, instalasi, sejarah, pengetahuan maka museum menjadi daya tarik utama. London menawarkan banyak museum menarik nan gratis seperti National Gallery, British Museum, V&A Museum, National History Museum, Tate Modern, dan National Science Museum. JIka ingin melihat patung lilin para artis terkenal dan kalian tidak masalah jika harus membayar tiket, bisa mengunjungi meseum patung lilin yang bernama Madame Tussaud yang beralamat di Marylebone Rd.

Bagi yang beragama Islam wajib mengunjungi Mesjid Fazl, atau dikenal juga dengan nama London Mosque, yang beralamat di 16 Gressenhall Rd. Mesjid ini adalah masjid pertama yang dibangun di kota London dan diresmikan pada tahun 23 October 1926. Mesjidnya tidak terlalu besar, namun terdapat toko buku dan gedung serbaguna di sampingnya.

Sempatkanlah waktu untuk melakukan solat Zuhur berjamaah di sana. Karena setelah solat, panitia akan menyiapkan hidangan makan siang yakni roti dan sayur kacang hijau khas Pakistan secara gratis untuk tamu yang berkunjung. Jika tidak suka makanan ala Pakistan, kalian bisa mengunjungi restoran halal bernama Restoran Rasa Sayang yang beralamat di 5 Macclesfield Street.

London juga memiliki daerah yang menjadi pusat perbelanjaan. Salah satunya adalah daerah Oxford Street yang menampilkan retail-retail terkini layaknya Orchard Road di Singapore. Portobello Market menjual barang-barang bekas dan Covent Garden adalah tempat untuk mencari barang-barang murah. Pasar makanan pun dapat anda nikmati di Bourough Market atau Farm Market lainnya.

Selain ini ada Harrods yang merupakan surga wisata belanja untuk yang berkantong tebal. Kalian bisa berbelanja parfum, tas, sepatu, pakaian, perhiasan, emas, berlian, jam tangan, dan sebagainya di 330 gerai toko yang mengisi Harrods.

Hati-hati dalam berbelanja agar pengeluaran kalian tidak membengkak. Jangan lupa juga pertimbangkan isi koper kalian, siapa tau kalian membutuhkan koper tambahan untuk mengangkut hasil perbelanjaan. Pertimbangkan juga harga untuk bagasi tambahan

Setelah empat hari, akhirnya kami harus (dengan terpaksa) meninggalkan kota London. Beberapa tempat belum kami kunjungi karena waktu yang terbatas. Namun hanya dalam waktu empat hari cukup untuk meninggalkan kesan yang dalam. Impian saya adalah dapat mengunjungi London setahun sekali.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya