Siapa sih yang gak tau air terjun tertinggi ke-2 di Indonesia? Awalnya gue juga gak tau sih, sampai pada akhirnya libur Lebaran kemarin gue dapat kesempatan menginjakkan kaki di tanah kejayaan Majapahit yang melegenda ini.

Belum afdol rasanya sebelum sampai lokasi kalo gak gugel tentang air terjun ini. Dari situ baru tahu bahwa Air Terjun Madakaripura memiliki ketinggian 200 m dan menduduki posisi tertinggi kedua setelah Air Terjun Si Gura-gura di Samosir, Sumatera Utara.

Air Terjun Madakaripura letaknya jauh dari jalan utama, mengendarai kendaraan pribadi adalah pilihan tepat untuk berkunjung kesini. Lo bisa mencapainya dari Kota Malang atau Probolinggo, persisnya di Dusun Branggah, Desa Negororejo, Lumbang, Probolinggo, Jawa Timur (cukup gunakan GPS). Air terjun ini tersembunyi di balik bukit dan batu-batu tebing yang cukup tinggi.

Madakaripura memiliki arti “tempat tinggal terakhir” konon katanya disinilah Gajah Mada melewati masa akhir hidupnya (baca: tempat semedi). Mitos yang gue dengar dari Air Terjun Madakaripura adalah jangan datang diatas jam 12 siang, karena sering terjadi hujan dadakan (bukan tahu bulat aja yang bisa dadakan) yang mengakibatkan banjir dan memungkinkan lo sulit meninggalkan tempat tersebut.

Saat pertama kali ke sini, gue terpikat melihat air terjun yang mengalir di antara dua dinding tebing bebatuan, ini menjadikan pengalaman yang sulit dilupakan. Gue mesti mencari air terjun utama yang tersembunyi di balik air terjun lain, sambil menelusuri sungai yang banyak bebatuan ditambah harus rela tertumpah derasnya air yang jatuh dari ketinggian 200 meter yang mengakibatkan tubuh ini basah.

Advertisement

Sungguh keindahan alam Indonesia yang satu ini menjadi sesuatu yang menarik untuk dikunjungi, Gue sangat merekomendasikannya.